-
by
Cerpen: Perempuan yang Mengawini Senja
Oleh: Ramli Q.Z.* Setiap kali ia berada di pantai ditatapnya senja itu, seakan-akan tiada…
-
by
Puisi-puisi Thomas Elisa
TIDUR SIANG Ibu meriwayatkan penuh sabar tentang tidur siang sebagai obat mujarab memelihara…
-
by
Resensi: Sunyi di Dada Sumirah
Oleh: Febrie G. Setiaputra* SEANDAINYA Sunyi, Sumirah, dan Suntini—3 tokoh beda generasi di novel—telah…
-
by
Puisi-puisi Citta Mandala
Gerimis Itu Masuk ke Mataku Lihat apa yang ada di depanku sekarang:…
-
by
Cerpen: Lelaki Berpayung Putih
Oleh: Putri Oktaviani Ketika lututku terjatuh di tanah yang basah, aku kembali menangis. Menatap…
-

by
Mengenang Sumur, Menatap Luka yang Curam
Sumur merupakan fasilitas semesta buatan manusia terdahulu, darinyalah manusia di zaman itu mengharap anugerah…
-
by
Puisi-puisi Faris Al Faisal
NEXT 45 km – dari rapsodi perjalanan Kegembiraan akan menemani perjalanan,…
-
by
Cerpen: Penghiburan Kosong
Oleh: Robbyan Abel Ramdhon Jargen tiba di kantor polisi sebelum pukul sepuluh pagi. Dia…
-
by
Wahana Trampolin, Catatan Pameran Exposition
Lewat sebuah pesan WhatsApp, seorang teman mengirim katalog elektronik sebuah pameran seni rupa. “Plis!!!”…