-
by
Kosong dan Sajak-Sajak Lainnya Karya Alif Febriyantoro
Gadis dan Kota Ini kota, yang katamu punuh dengan jalan-jalan yang berliku. Lorong, tangga,…
-
by
Cerpen : Sejarah Gumam
Oleh: Yuditeha “Arah tuju kota Z. Naik. Jalan. Percepat. Pelankan. Percepat. Pelankan. Percepat. Percepat…
-
by
Apresiasi Pemilu 2019 Tanpa Kecurangan Serta Politik Uang
Inilah wajah demokrasi di Indonesia, pelaksanaan pemilahm umum legislatif serta pemilihan Presiden dan wakil…
-
by
Cerpen : Untuk Perempuan yang Sedang Lari
Berharap adalah cara bunuh diri paling mujarab. Menunggu adalah cara mengubah hati menjadi batu.…
-
by
Waria dan Kemenangan Kaum Feminis
Sebagai akademisi (asal Banten) terkadang saya mendapat undangan ke luar, seperti kemarin pada 7…
-
by
Ada Apa Denganmu, Mantan?
Apa yang terbesit dalam ingatan setelah mendengar kata ‘mantan’? Bekas. Seseorang yang pernah menyakiti.…
-
by
Percakapan Iwoh dan Saydi
Percakapan dua orang sahabat ini mengingatkan saya pada kisah pertemuan antara Alexander Agung dan…
-
by
Puisi : Menjadi Udara dan Puisi-Puisi Lainnya Karya Rahmat Pangripto
Puisi Ala Kadarnya Aku tak punya puisi yang bagus Semua ( masih ) ala…
-
by
Cerpen : Nyata dan Maya
Oleh: Arum Reda Prahesti Kembali terputar di otakku rekaman peristiwa demi peristiwa yang pernah…