Kategori: Ulas

  • Sundari Keranjingan Puisi dan Cerita-cerita Lainnya: Santai, Namun Serius Berkelakar

    Oleh : Yudik Wergiayanto Tokoh-tokoh rekaan Gunawa Tri Atmodjo dalam kumpulan cerita ini adalah mereka yang berkubang dalam kesialan hidup lalu menyiasatinya dengan cara yang tidak biasa. Penyiasata unik merekka terhadap dunia yang bedebah ini sekilas akan terbaca sebagai kekonyolan , tapi sesungguhnya adalah sikap dan tindakan yang serius. Sundari Keranjingan Puisi adalah kumpulan cerita…

    selengkapnya…

  • Para Bajingan Yang Menyenangkan: Benar-benar Bajingan!

    Oleh : Yudik Wergianto Pertama kali saya membaca tulisan Puthut EA yaitu di buku kumpulan cerpen pilihan Kompas. Judul cerpennya “Ibu Pergi ke Laut”. Saya menyukai cerpen itu. Sejak saat itu pula saya tertarik untuk membaca tulisan-tulisan Puthut yang lain. Lalu, saya pun berkesempatan membaca buku-bukunya yakni Kupu-kupu Bersayap Gelap, Sebuah Usaha Menulis Surat Cinta,…

    selengkapnya…

  • TUHAN Tidak Makan Ikan dan Cerita Lainnya: Tertawa Sembari

    Oleh : Yudik Wergiyanto Jika berbicara soal tulisan Gunawan Tri Atmodjo – saya lebih senang menyebutnya GTA – hal pertama yang saya bayangkan adalah humor. Tulisan GTA, khususnya cerpen, memang tak bisa dipisahkan dari humor. Di buku kumpulan cerpennya yang berjudul “Sundari Keranjingan Puisi”, GTA selalu menyisipkan humor di dalamnya. Begitu pula dengan kumpulan cerpennya…

    selengkapnya…

  • The Old Man and The Sea: Karya Sastra Yang Memukau

    Oleh : Yudik Wergianto Siapa yang tidak kenal dengan karya sastra yang satu ini? Saya yakin hampir sebagian besar mereka yang berkecimpung di dunia sastra sudah tak asing lagi dengan karya yang satu ini. Ya. Ini adalah karya Ernest Hemingway yang telah meraih penghargaan Pulitzer tahun 1952 dan Nobel Sastra tahun 1954. Atau bisa disebut…

    selengkapnya…

  • Sunyaruri; Hantu-Hantu Kesunyian

    Oleh : Moh. Imron Buku ini hinggap di tangan saya setelah 3 tahun terbit melalui tukar pinjam dari seorang sahabat. Bukan cuma buku ini, ada juga yang lain-lainnya. Namanya Basori. Sekitar 5 bulan buku ini ada di saya (ditumpuk). Dan akhirnya terbaca juga setelah membangun mood tepat di bulan Oktober 2016. Mungkin takdir buku ini seperti…

    selengkapnya…

  • Koruptor, Pramoedya Ananta Toer

    Oleh : Achmad Zaidi Buku ini bercerita tentang Bakir, tokoh utama dalam buku ini. Seorang lelaki tua yang telah beristri dan  mempunyai empat anak dari pernikahannya. Bakir menjabat sebagai kepala kantor di sebuah instansi pemerintah. Selama belasan tahun ia bekerja dengan jujur. Ia memberikan kenyamanan kepada para bawahannya. Dan kemudian Bakir bosan setelah merasa bahwa…

    selengkapnya…

  • Cinta Tak Pernah Tepat Waktu dan Badai Kenangan

    Cinta Tak Pernah Tepat Waktu dan Badai Kenangan

    Sewaktu-waktu kenangan akan menyapamu, engkau tak bisa lari, tidak ada tempat maupun ruang kecil yang bersedia untuk kau tinggali, untuk berbagi, untukmu bersembunyi. Kau hanya bisa menghadapinya, menanggung sakitnya, sesak dan agak nyeri memang. Tentu saja kau tidak bisa melupakan seluruh kenangan itu, sebagian akan tetap tinggal. Tergantung bagaimana caramu menyikapinya, terjebak di dasar kubangan…

    selengkapnya…

  • Guru Ngaji Langgar; Warisan Nusantara

    Oleh: Moh. Imron Pendidikan di langgar mempunyai peranan penting dalam pengembangan dasar ilmu keagamaan. Seiring perkembangan zaman pendidikan non-fomal guru ngaji langgar ekstensinya mulai menurun. Banyak anak-anak yang sudah sibuk dengan tambahan les sekolah umum, kursus, bahkan ada yang sudah berganti dengan gadget, nongkrong dan sebagainya sehingga minat mengaji di langgar mulai turun bahkan ada…

    selengkapnya…

  • Senyum Karyamin: Perihal Kesederhanaan

    Oleh : Yudik Wergiyanto Tulisan Ahmad Tohari yang sebelumnya pernah saya baca yaitu Di Kaki Bukti Cibalak. Buku yang menceritakan tentang seorang pemuda bernama Pambudi dan kehidupan orang-orang di desa Tanggir, sebuah desa yang berada di kaki bukit Cibalak. Satu hal yang berkesan dalam buku itu ialah Ahmad Tohari yang mampu memberikan gambaran tentang suasana desa,…

    selengkapnya…

  • Tanah Surga Merah: Menikmati Kritikan yang Bertebaran

    Tanah Surga Merah: Menikmati Kritikan yang Bertebaran

    Yang membuat saya memutuskan untuk membeli novel ini ialah status seorang teman di jejaring sosial yang mengatakan bahwa novel ini bagus. Ditambah tampilan kavernya yang ciamik – perpaduan warna merah dan hitam dengan desain sepasang lelaki dan perempuan dan juga daun-daun ganja – makin membuat saya tertarik. Apalagi ada embel-embel novel ini adalah pemenang unggulan…

    selengkapnya…