Tahun: 2017
-

HARJAKASI: Hari Jadi Kabupaten Situbondo
PENGANTAR Kebersejarahan memiliki arti penting dalam konteks kehidupan bermasyarakat. Hal tersebut dapat dipahami jika momen historis masa lalu mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam proses pembentukan karakter sosial serta peningkatan kualitas hidup bagi generasi yang akan datang. Pemahaman sejarah merupakan “kaca benggala” dimana segala ingatan dan pengetahuan kolektif masa lalu dapat ditelusur kembali guna memahami
-
Lelaki yang Datang Bersama Hujan
Oleh : Ahmad Zaidi Ia biasa datang saat hari telah padam. Dengan langkah kecil, perlahan-lahan ia menyisir rinai hujan. Di tangannya yang dingin, ia genggam sekuntum bunga mawar. Semula aku menduga suara napasnya yang berat adalah embus angin yang memainkan dedaunan. Dari dalam remang, tatapannya yang berkilatan cahaya begitu tajam menusuk. Setelah dekat, aku bisa
-
Kau dan Kehilangan
Oleh : Baiq Cynthia Ketika gelap menyapa sosok yang bercelana jin, angin malam berantuk kulit berbalut jaket. Aku mengayuh sepeda di tengah temaram. Bekas rinai hujan, terus bertasbih. Pepohonan masih basah. Aroma tanah menguat diguyur langit. Tak ada rumah penduduk. Jejeran lahan sawah, sebuah toko bangunan telah tutup. Dingin menyergap kompleks pemakaman. Diiringi melodi sayap
-
Alisa, Kamulah Puisiku
Oleh : Ipul Lestari Angin dan daun-daun gugur Entah kenapa suasana di ketinggian selalu menarik mataku Ribuan pepohonan yang rindang Hijaunya hutan belantara mewakili suasana hati yang rindu kala itu Dengan alasan yang tidak masuk akal kau pergi meninggalkan kota kecil ini, Alisa Malam datang lagi seperti bagian dari kehidupanku Malam selalu membawa gelap dan
-
Pak Kepala Desa, Belajarlah dari Film Dunia Terbalik!
Oleh : Imam Sofyan Jika ada film sinetron yang disukai oleh kalangan pemuda, entah itu wanita maupun pria, maka ada dua film menurut pendapat saya. Preman Pensiun dan Dunia Terbalik. Dua film ini tidak hanya menawarkan tentang sinetron-sinetron yang bertele-tele bahkan berjilid-jilid seperti sinetron yang para ibu-ibu rela duduk berlama-lama di depan televisi, tetapi lebih
-
Sundari Keranjingan Puisi dan Cerita-cerita Lainnya: Santai, Namun Serius Berkelakar
Oleh : Yudik Wergiayanto Tokoh-tokoh rekaan Gunawa Tri Atmodjo dalam kumpulan cerita ini adalah mereka yang berkubang dalam kesialan hidup lalu menyiasatinya dengan cara yang tidak biasa. Penyiasata unik merekka terhadap dunia yang bedebah ini sekilas akan terbaca sebagai kekonyolan , tapi sesungguhnya adalah sikap dan tindakan yang serius. Sundari Keranjingan Puisi adalah kumpulan cerita
-
Lelaki di Tepian Pantai yang Memandang Gunung
Oleh : Yudik Wergiyanto N. Satu per satu warung-warung mulai tumbuh berjejeran di sepanjang jalan. Rumah-rumah penginapan juga perlahan berdiri dan mengambil lahan sembarangan. Semakin tampak sesak suasana pantai itu. Pohon-pohon jadi enggan tumbuh. Perlahan keadaannya berubah dan berangsur menyedihkan. Tetapi tidak bagi seorang lelaki yang duduk di atas batu karang. Baginya, tak ada yang
-
Memeluk Bayangmu di 1250 MDPL
Oleh : Ipul Lestari Aku, Ruby dan Rufin. Kami bermaksud mendaki salah satu gunung yang berada di Situbondo, namanya Gunung Ringgit atau Putri tidur Situbondo. Mungkin kalian bertanya, mengapa disebut putri tidur? Karena, kalau dilihat dari sisi timur dan barat Situbondo, akan terlihat seperti seorang putri cantik sedang tidur menghadap ke langit. Dengan rambut terurai
-
Sajak Orang Gila
Oleh : Uwan Urwan Mereka adalah sekumpulan tabuhan dinding. Kelinting… Kelontong… Kelenteng…. Bunyinya berganti setiap detik. Ada yang berdangdut, berdansa, cuci kepala, sampai memotong leher sendiri. Mereka tetap anak-anak dalam wujud bohay dan gembrot. Mungkin mereka selalu hidangkan anjing mati dalam kudapan siang. Beramai-ramai ada kuda, cacing, lintah, kucing, ular, buaya, kadal, monyet, hingga kekasih