Bulan: Januari 2018

  • 5 Tips Mencari Tiket Pesawat Murah Jelang Tahun Baru 2018

    Mencari tiket pesawat murah jelang tahun baru 2018 bisa dibilang susah-susah namun bukan berarti sulit. Masih ada banyak maskapai penerbangan yang memberikan promo tiket murah. Belum lagi promo dan taburan diskon tiket pesawat dari beberapa online travel agent terkemuka di Indonesia. Ada banyak cara untuk mendapatkan travel pesawat promo baik dari maskapai penerbangan maupun dari

    selengkapnya…

  • Puisi – Sang Bayu

    Puisi-puisi Irma Muzaiyaroh Sang Bayu Ini tidak seperti biasanya Dia terdengar tak tenang Hembusannya semakin kuat Memaksa dedaunan yang rentah untuk luruh Suaranya bergemuruh tak sabar Meminta butiran-butiran halus beterbangan Sang Bayu sedang bergolak Mengundang papan kayu itu untuk berderik Merayu aur yang menjulang untuk menyanyi Embusannya Suaranya Akankah menandakan musim telah berganti? Tetes Pagi

    selengkapnya…

  • Cerpen – Dendam Amba

    Raja siang tepat di atas ubun-ubun. Namun, bagi Amba yang sedang menanggung malu dan kecewa, karena cintanya ditampik Bisma secara terang-terangan—Bisma menolak diajak nikah oleh Amba. Hingga sengatan matahari pun tak dirasakannya panas, sebab barangkali panasnya matahahari terkalahkan oleh gelegak jiwanya yang lagi terbakar, terbakar karena dendam dan kebencian terhadap Bisma. Oleh : Agus Hiplunudin Amba

    selengkapnya…

  • Ulas Buku – Menceritakan tentang Hubungan Manusia dengan Jasad di Kubur

    Judul Buku : Ziarah Penulis : Iwan Simatupang Penerbit : Noura Books Cetakan  : I, September 2017 Tebal : 224 Halaman ISBN : 978-602-385-334-2 Naskah novel Ziarah telah terbit di penerbit sebelumnya. Pada zaman Sastra Indonesia di era milenial diterbitkan kembali naskah novel yang telah lama terbit di kalangan Masyarakat. Buku ini menceritakan bagaimana manusia

    selengkapnya…

  • Antonio Gramci: Negara dan Hegemoni

    Antonio Gramci lahir di ales, sebuah kota kecil di Sardiniah pada 22 januari 1891. Ia adalah anak ke – 4  dari tujuh bersaudara. Ayahnya bernama Francesco anak dari kolonel dari Naples. Sardiniah adalah daerah yang miskin. Gramci adalah anak yang cerdas. Ia berhasil menyelesaikan sekolah dasar dengan prestasi gemilang. Oleh : Indra Nasution Gramci dikirim

    selengkapnya…

  • Menghikmati Sejarah

    Sejarah adalah kesadaran kolektif tentang sebuah ingatan kepada ‘rumah’ yang telah dibangun secara susah payah oleh generasi yang jauh sebelumnya. Sebagai sebuah rumah, sejarah tak sekedar alamat, namun di dalamnya tersimpan sebuah identitas. Sejarah memang merupakan kepingan-kepingan peristiwa yang mempengaruhi mentalitas namun sejarah tak berhenti menjadi sebuah peristiwa belaka tapi menjadi sebuah konstruksi. Jalinan konstruksi

    selengkapnya…

  • Memvisualkan Literasi Menjadi Budaya

    Literasi menjadi faktor penentu kemajuan peradaban suatu bangsa. Bangsa yang cerdas dan mau berpikir adalah bangsa yang selalu ingin mengetahui tentang ilmu. Sejatinya ilmu tak akan datang jika tidak dicari dengan upaya keras. Seperti membaca buku atau diskusi. Intelektual merupakan kau cedikiawan yang menjadi akar-akar berdirinya peradaban. Oleh : Baiq Cynthia Soekarno pernah berujar, “Beri

    selengkapnya…

  • Pantun Madura Situbondo (Edisi 5)

    Papparekan ini bersal dari lagu-lagu dangdut madura Situbondo dan juga dari seni gending-gending madura. Selamat membaca. Ka cabbhiâ ka bhâringsang Ka Gingging lèbet Topèto Ma’ báriâ orèng posang Ghâringghing ka soko-soko Mano’ Keddhi’ aparkara Mâllè minnya’ bàn cèrètta Orèng bhâji’ jhâ’ ra-sara Kodhu ènga’ ka riwayatta Kaulâ sakè’ ma’ suntèk agi Nika’ pèssè coma’ sapolo

    selengkapnya…

  • Cerpen – Ketika Tertidur Wajahmu Terlihat Menawan

    Kulit keriput di wajahku sudah menggelayut manja. Terlalu banyak kenangan yang terkubur di sela-sela rambutku yang menjadi putih kelabu. Lelaki yang duduk di sampingku lebih banyak diam, sesekali menatap aku. Far namanya, sudah hampir delapan puluh tahun melalang buana di bumi. Pertemuan kami pun selama 60 tahun lalu. Bingkai hati yang menutup jendela hatinya tak

    selengkapnya…

  • Puisi – Masih Melawan Ketakutan di Rumah Tua

    Puisi-puisi M Ivan Aulia Rokhman Medan Berjuang Selepas Menantang Kota Kecil Kota yang sepi Kereta hampir lewat menurut jam tangan Tak terasa nasib siang telah tertinggal jauh Perasaanku makin lumrah Sebelum pulang mengajak ke kota sejarah Mengambil gambar sekaligus mengakhiri penjelalahanku di kota kecil Kini saatnya berjumpa dengan kawanku Dari kota kecil kembali ke kota

    selengkapnya…