Bulan: Mei 2018
-
Di Bangku Daun dan Puisi Lainnya Karya Muhammad Lutfi
Puisi-Pusi Muhammad Lutfi Emansipasi Waktu Dibalik tirai yang mengancam kemelut hari esok Fajar tetap berotasi menghiasi bumi Dengan sawah, hutan, dan samudra. Ikan-ikan menjadi tembok kokoh di pagar Nusantara Dengan bumbu masak yang menyemaikan bau bawang Ada sosok wanita yang menjadi ibu, menjadi istri, dan menjadi pekerja Buku menjadi sahabat karib di rongga waktu dapur
-
Cerpen : Percakapan Malam Hari
Oleh: Alif Febriyantoro “Apa yang akan kau lakukan ketika suatu saat aku ketahuan selingkuh?” Tanya seorang suami kepada istrinya. Di sebuah malam yang dingin. Di hadapan meja bundar yang memamerkan secangkir kopi. “Kau sungguh menanyakan hal itu kepadaku?” “Tentu saja.” “Aku tidak tahu.” “Tapi kau harus menjawabnya.” “Apa yang membuatmu menanyakan hal itu? Apakah kau
-
Prosa Mini – Irama Kematian
“Hai pemuda, sedang apa kau disini?” Sebuah suara besar dan menggema entah dari mana asalnya membuat seorang pemuda yang sedang pulas tertidur terlonjak kaget. Ia mengamati sekeliling, tak ada apapun, hanya sebuah batu besar berjajar dengan pohon beringin yang ia sandari. Tak ada makhluk apapun, bahkan semut kecilnpun tidak nampak di Hutan Nasib yang jarang
-
Menyuburkan Dakwah Islam di Amerika Melalui Novel
Oleh : M Ivan Aulia Rokhman Tanggal 11 September 2001 ada sejarah dunia baru. Di mana sebuah guncangan hebat yang mengakibatkan hubungan Amerika dan Islam renggang. Itulah hari yang dikerap disebut Black Tuesday atau selasa yang kelam. Karena pada saat itu terjadi sebuah pembajakan pada dua pesawat oleh orang yang mengaku beragama Islam guna menghancurkan
-
Bahasa Puasa dan Ramadan
Ramadan tanpa puasa adalah batal sebagai bulan, dan puasa tanpa Ramadan adalah kurang bermakna. Oleh : Rusdi Mathari SETIAP Ramadan tiba kata puasa lalu menjadi kata yang paling popular di kalangan muslim Indonesia. Namun sebagai salah satu elemen dari rukun Islam, kata puasa merupakan satu-satunya kata yang tidak berasal dari Bahasa Arab. Kenyataan itu berbeda
-
Tanah Garam dan Puisi Lainnya Karya Faris Al Faisal
Puisi Faris Al Faisal Sang Penyair ~ Yohanto A Nugraha cimanuk yang mengalir di darahmu menggerakkan sampan sajakmu ke semenanjung indramayu menyatu dalam laut biru di ranah moyang arya wiralodra orasi sunyimu serupa cakra udaksana jati diri tanah pesisir jawa dwipa mengenalkan kota dengan kata pada cerobong pipa yang liat berminyak kau nyalakan api puisi
-
Cerpen Seratus Perak
Uang seratus perak. Apa yang Anda pikirkan tentang itu? Tidak berharga? Sampah? Pengganjal dompet? Untuk pengemis dan pengamen? Sedekah di masjid? Atau juga untuk diberikan kepada anak-anak kecil yang masih termasuk dalam keluarga agar mereka gembira? Licik! Sangat licik! Sementara Anda menyimpan nominal yang lebih besar nilainya. Sebagai orang dewasa uang seratus perak sama saja
-
Bahaya Dengki dan Solusinya
Menginginkan sesuatu yang dimiliki orang lain adalah hal yang terkadang terlintas dalam benak seseorang. Keadaan seperti ini sering kita sebut sebagai sifat iri. Ya, tidak bisa dimungkiri setiap orang, bahwa sifat ini sudah menjadi budaya yang merasahan bahkan merugikan banyak orang. Sebab, iri adaah penyakit hati yang cukup berbahaya. Hamza Yusuf melalui bukunya yang merupakan
-
Mengapa Harus Puasa?
Ketika puasa yang dilakukan oleh ular menghasilkan kulit yang baru, dan ayam yang berpuasa menghasilkan anak ayam, lalu apa yang dihasilkan oleh puasa manusia? Oleh : Rusdi Mathari APA yang membedakan antara orang yang berpuasa dengan orang yang kelaparan? Secara obyektif tidak ada. Perut mereka sama-sama melilit, sementara mulutnya juga kering. Napasnya bau. Namun secara
-
Kenapa Tuhan Menciptakan Rindu?
Oleh Nanik Puji Astutik Rindu merupakan perasaan yang tidak bisa diungkapkan. Ia bisa menyapa pada siapa saja. Banyak orang ingin bertemu tapi tak berjumpa. Namun,banyak orang yang ingin berjumpa tapi tak bersua. Banyak sekali orang merasakan Rindu. Bahkan ada film yang mengatakan “Rindu itu berat” dan benar,rindu itu memang berat. Ada yang rindu ingin menikah,