Bulan: Mei 2024

  • Pewaris Budaya Desa

    Pewaris Budaya Desa

    “Bung, pengumpulan video sudah tinggal 5 jam, apakah nutut?” “Nutut, ntar lagi Rama ke sini, menyelesaikan editannya.” Rupanya sore itu Rama sudah datang ke Ruang Komunitas Digital Desa (RKDD) Trebungan, tempat kami memproduksi video lomba. Kami harus merevisi beberapa konten setelah mendapat masukan dari DPMD Situbondo. Saya memilih pulang duluan, tugas saya membuat narasi sudah selesai.

    selengkapnya…

  • Surat Terbuka untuk Kiai Muhyiddin

    Oleh Hafid Yusik* Assaalamualaikum Kiai. Semoga Kiai selalu dalam lindungan Allah Ta’ala. Izinkan saya bercerita dan menyampaikan uneg-uneg yang dipantik oleh beberapa pernyataan Kiai dalam sebuah berita online. Kiai Muhyiddin yang saya hormati. Seorang kawan mengirim link berita kepada saya via WA. (https://narasinews.id/pcnu-situbondo-dukung-bung-karna-simak-kata-kiai-muhyiddin). Saya membacanya pelan-pelan. Dan tertarik dengan beberapa pernyataan Kiai Muhyiddin dalam berita

    selengkapnya…

  • Buku: Kesiur Perjumpaan

    Judul: Kesiur Perjumpaan Penulis: Mustain Romli Jumlah Halaman: xii+70 Ukuran Buku: 13 × 19 cm ISBN: Masih dalam proses Harga: Rp. 40.000 (Harga Prapesan), Rp. 49.000 (Harga Normal) Periode Prapesan: 1 Juni– 15 Juni 2024     RINGKASAN Puisi menjadi semacam ‘pelepas dahaga’ bagi kita yang hendak menyuburkan hidupnya di tengah ‘kegersangan jiwa’ yang hadir

    selengkapnya…

  • Cerpen: Harimau dan Gadis Kecil

    Cerpen: Harimau dan Gadis Kecil

    Jika suatu hari adik-adik berkunjung atau melewati kota Situbondo di Jawa Timur, maka adik-adik akan melintasi sebuah jembatan yang dinamakan Jembatan Harimau. Namanya terdengar menakutkan, ya? Tapi tahukah bahwa sebenarnya ada sebuah cerita tentang jembatan itu. Di masa lalu, ada seorang gadis kecil bernama Nalea Mendieta. Ia tinggal bersama ibunya di rumah sederhana di pinggiran

    selengkapnya…

  • Lahir: Menjadi Seorang Ayah

    Lahir: Menjadi Seorang Ayah

    “Mas, ketuban pecah,” kata istri. Rasa kantuk buyar. Hal yang muncul di benak ialah anak saya akan segera lahir.  Rasa khawatir mulai merayap. Meskipun dari jejak hasil pemeriksaan ketika mengandung, semua baik-baiknya, kemungkinan besar bisa lahir normal. Dan itu yang diinginkan istri. Selama istri mengandung, ia menjadi calon ibu yang super aktif belajar. Mulai mengunduh

    selengkapnya…

  • Buku: Negeri Keabadian

       IDENTITAS BUKU Judul: Negeri Keabadian Penulis: Puji M. Arfi Jumlah Halaman: viii+124 Ukuran Buku: 13 × 19 cm ISBN: Masih dalam proses Harga: Rp. 40.000 (Harga Prapesan), Rp. 49.000 (Harga Normal) Periode Prapesan: 16 Mei – 1 Juni 2024     RINGKASAN Buku Ini adalah kumpulan cerita yang membahas isu sosial dan agama yang

    selengkapnya…

  • Madubaik: Manis Kadang Bikin Menangis

      Sekitar dua bulan yang lalu, saya berkunjung ke kediaman Farhan, di Sumberkolak, Situbondo. Niat awal saya ingin melakukan wawancara tentang produk madubaik sembari mengambil berkas. Sayang, wawancara kelupaan, sebab Farhan lebih sering tanya-tanya dan bercerita tentang sekolahnya, tempat ia mengajar. Jadi saya gak sempat tanya-tanya. Akan tetapi saya tetap akan tahu jawaban-jawaban yang akan

    selengkapnya…

  • Resensi: Buku Holy Mother

      Oleh: Putri Oktaviani Terjadi pembunuhan mengerikan terhadap seorang anak laki-laki di kota tempat Honami tinggal. Korban bahkan diperkosa setelah dibunuh. Berita itu membuat Honami mengkhawatirkan keselamatan putri satu-satunya yang dia miliki. Pihak kepolisian bahkan tidak bisa dia percayai. Apa yang akan dia lakukan untuk melindungi putri tunggalnya itu?   Novel thriller Jepang ini bercerita

    selengkapnya…

  • Puisi-Puisi F. A Lillah: Narasi Hujan

      Puisi-Puisi F. A Lillah Narasi Hujan   Hujan yang turun di kotamu kala sore Adalah rupa bahasa prosa Tanpa petir.   Sebaiknya jangan rebahan dulu Pergilah ke muka jendela Aku ada di sana Sebagai bunyi hujan Yang sering diabaikan.   Kontrakan IAA 2024       Morfologi Cinta   Harum daun jeruk purut di

    selengkapnya…

  • Museum Balumbung: Para Pendekar Masa Lalu

    Museum Balumbung: Para Pendekar Masa Lalu

    Terdengar sebuah sapaan, saya langsung mencari dari mana suara itu berasal. Rupanya Mas Agung, sembari memamerkan gigi dan senyuman khasnya. Ia duduk bersama Wahyu Agus Barata. Pikiran saya langsung dihinggapi pertanyaan. Ngapain mereka berada di tempat seperti ini? Apakah ada sesuatu yang mendesak? Ini bukan tempat yang cocok untuk mereka. Biasanya mereka berada di alam

    selengkapnya…