Tentang Penulis
-
Puisi-puisi Ngadi Nugroho: Ramadan
RAMADAN Setiap Ramadhan kucium aroma rendang bikinan ibu Sedangkan paman Asyik bertandang Sekadar mampir untuk salat Ramadan pun pasti seolah sekadar lewat Esok suara-suara orang mengaji samar-samar ikut lenyap Tak luput aroma rendang bikinan ibu Pelan-pelan terbawa angin melindap Satu per satu bergegas Menyamarkan kenangan yang mulai tanggal dan lepas Hari-hari tak…
-
Cerpen: Lelaki Yang Bercita-cita Jadi Tukang Sihir
Oleh: A. Warits Rovi Ki Mat Rombu mati lima belas tahun silam, ketika aku masih duduk di kelas 3 SD. Ia dibunuh beramai-ramai pada suatu pagi yang disisir gerimis. Dengan modal payung darurat dari selembar daun jati, aku menyempatkan diri sejenak menatap orang-orang yang beringas menyeret Ki Mat Rombu. Wajah mereka memerah, serasi dengan tatap…
-
Puisi-puisi Nandy Pratama: Merayakan Kepergian
Merayakan Kepergian Di gelombang hasrat yang sama kita memilih desah sebagai lagu penyatuan sayu mata denyutkan waktu rusa jantan tidur dan tumpah dalam gua cinta. Tarian gulita membabi-buta Satu sentakan telanjanglah malam Takjub, mata membaca gundukan mencari rute paling nikmat mencapai puncak Hujan menjulur Menggeledah bugil kulit-kulit mungil Sesekali teriakan…
-
Resensi: Kambing dan Hujan
Membangun Kesadaran Intelektual Dan Perdamaian Antar Ormas Islam Oleh: Kholil Rohman Novel “Kambing dan Hujan” karya Mahfud Ikhwan ini merupakan sebuah karya yang benar-benar berani menyentuh tataran lokalitas keagamaan. Hal ini terbukti dari struktur cerita yang secara menyeluruh membahas tentang bagaimana persinggungan antara Organisasi Masyarakat (Ormas) Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Beragam perbedaan dua…
-
Puisi-puisi Saiful Bahri: Tubuh Ramadan
Tubuh Ramadan kita hanya menumpaskan segala takwa pada rumput-rumput yang tak pernah usai menerjemahkan tumpukan sepi di ladang hati sejak kau menjumpai jarak yang beranjak ia hanya menjadikan langkahmu sebagai tempuh seperti hari kemarin yang kau tumis di hari ini perjumpaan doa dan tangan semoga mulai ada selawat tasbih di bulan…
-
Cerpen: Gelas, Pion dan Lukisan Picasso
Oleh: Dody Widianto Dengan bekas luka yang membusuk dan bernanah di dada, kukira aku akan cepat mati. Nyatanya tidak. Dari lubang koreng itu, belatung-belatung seolah gesit menggeliat, merambat cepat ke kepala. Mereka mengingatkan, setahun lalu, di depan pintu, kamu pergi dengan meninggalkan bekas sayatan pisau di dada. Bibirmu merah biji saga. Tubuhmu terbungkus blus sekuning daging…
-
Puisi-puisi Safari Maulidi: Pasar Malam yang Hilang
Pasar Malam Yang Hilang Aku tak akan lagi mengirimimu pesan pagi ini Sebab sudah terlalu gelap awan di langit Mungkin dengan ini Burung depan rumahmu akan tenang Sebab tukang koran yang biasa hinggap hilang Bunga di tamanmu sekarang telah lebih riang Ketika mentari menjalar di pagi hari Sebab selang yang biasa…
-
Cerpen: Kunang-kunang di Atas Perahu
Oleh: Rahman –Teruntuk Kawanku– “Adin, bangun nak! Sudah subuh,” suara halus Ibunya membangunkan Adin yang sedang terlelap dalam mimpi Indah. Dalam mimpinya, Ia sedang berlayar menelusuri lautan ganas penuh dengan ombak besar dengan begitu gagah. Tidak jauh berbeda dengan Columbus sang pelaut terkenal, mirip seperti Luffy sang bajak laut bertopi jerami. Sedikit malas, Adin perlahan…
-
Suka Duka Menjadi Anak Pejabat
freepik Oleh: Hafizh Rafizal Adnan Kasus penganiayaan oleh anak pejabat kantor pajak belakangan ini sangat menghebohkan. Tidak hanya tentang betapa sadis penganiayaan yang dilakukan, tapi juga sudah merembet ke sumber kekayaan pejabat yang fantastis dan cenderung kurang wajar. Tak heran, para netizen mulai berpikiran dan menggeneralisasi bahwa semua anak pejabat memang tidak ada yang berkelakuan…
-
Resensi: Cinta, Ritual dan Balas Dendam
Oleh: Indarka P.P. Pernahkah kita terbangun dari mimpi yang mengerikan? Dikejar sekawanan pasukan, berperang, bahkan bercinta. Secara mengejutkan, Menukam Tambo menawarkan pembacaan ke semesta antah-berantah, ganjil, juga mistik. Alurnya yang melompat-lompat sempat membuat kepala saya diserang pusing. Terus terang, demi mencari pada fragmen mana kisah ini berpangkal, saya harus membacanya sebanyak empat kali, sembari menyusun…