Kategori: Apacapa
-
Abhâkalan Sambi Ngalèncèr
pixabay Oleh : Syaif Zhibond Renk Qobhien[1] Beberapa hari yang lalu seorang kawan seperjuangan di Literasi Sumberanyar berkunjung kerumahku dalam rangka atellas (Silataurrahmi). Dia bercerita cukup banyak tentang perkembangan literasi dan sastra, mulai dari perkenalannya dengan beberapa orang sastrawan hingga pertemuannya dengan sastrawan terkenal yang datang di acara Kayumas bersastra. Secara umum aku tak begitu
-
Cahaya Literasi dari Ujung Langit Baluran
“Sudah bisa beradaptasi dengan kehidupan di ibu kota?” Ucap saudaraku yang baru saja meletakkan pantatnya di teras musala. Aku tidak tahu pasti, apakah kalimat itu sebuah pernyataan atau pertanyaan. Memang tidak ada tanda-tanda atau juga rumus 5W+1H dalam kalimat itu. Tapi aku pastikan, kalimat itu butuh tanggapan dari mulutku yang sedang mengunyah biji-bijian hitam—Eh tidak
-
Tellasan dan Ngojhungi
freepik Tak ada perubahan dalam tellasan kali ini, kecuali waktu. Waktu yang menyuguhkan kisah-kisah berbeda. Oleh : Moh.Imron Tellasan dalam bahasa Indonesia lebaran (Idulfitri), begitu bahasa di daerah saya yang dominan Madura. Sementara ngojhungi ialah berkunjung/mengunjungi dalam hal ini silaturrahmi ke sanak famili, saudara dsb. Pada saat momen tellasan. Ngojhungi merupakan rutinitas utama pada saat
-
Situbondo Lebaran (Pesta) Bakso
pixabay Dua orang. Tiga, empat, dan seterusnya berkata yang sama pada saya. Bahwa merayakan lebaran sekarang, di Situbondo, sedang musim bakso. Datang ke satu rumah makan bakso. Rumah kedua: bakso. Ketiga, keempat, dan seterusnya juga disuguhi bakso. Mereka sampai merasa enek karena terlalu banyak makan bakso. Dan tidak habis pikir, kenapa sebagian besar orang Situbondo
-

-
Kayumas Bersastra: Menjadi Tua yang Menyenangkan
Wayan Jengki dan Imam Sufyan (GSM) Masa tua seperti apa yang Anda harapkan kelak: Hidup bersama anak cucu dan tinggal bersama kehangatan keluarga, atau menjalaninya di sebuah panti jompo? (Rusdi Mathari, Pada Sebuah Panti) Oleh: Mohammad Farhan* Martin Aleida duduk di baris paling belakang peserta diskusi. Kaki kirinya ditekuk sejajar dada. Kaki kanannya selonjoran. Tangannya
-
Sastra, Buku dan Tanah Air Yang Hilang
Imam Sufyan dan Martin Aleida Lelaki tua itu melangkah gontai. Mengambil posisi paling belakang diantara beberapa orang yang antri lebih awal. Tidak ada kelelahan disurut wajahnya. Perjalanan Jakarta – Yogyakarta – Kayumas, Situbondo dan Bali seperti perjalanan yang sama sekali jauh dari keletihan. Sampai jumpa tahun depan, Pak Martin. Di Situbondo. Malam itu, setelah dari
-
Sebuah Perjalanan : Tentang Kayumas Bersastra
Oleh : Ahmad Zaidi Catatan Seorang Pemalas Sewaktu kanak, bapak pernah mengajak saya mengunjungi salah seorang temannya yang tinggal di salah satu desa di lereng Ijen. Di dekat rumah teman bapak terhampar berhektar-hektar kebun kopi. Udara di sana dingin. Sejak saat itu saya menyukai tempat-tempat yang berada di ketinggian. Saya menyukai udara dingin dan wangi
-
Sebuah Refleksi Pengalaman: Pagi Bening dan Engko’ Reng Madhurâ
Sebulan yang lalu saya berkesempatan menonton sebuah pementasan di Teater Salihara yang bagi saya menarik untuk dituliskan. Hal yang menggugah saya untuk menulis pengalaman ini adalah bagaimana proses menuju pementesan itu dan apa yang saya rasakan selama pementasan, sangat berkaitan erat degan apa yang saya pelajari sebagai mahasiswa Antropologi. Adalah pementasan dengan naskah yang diadaptasi