Kategori: Apacapa
-

Memaknai Situbondo “Naik Kelas”
Penulis: Ahmad Zainul Khofi* Saat saya pulang dari perantauan, sering kali saya melihat slogan “Naik Kelas” berseliweran di baliho-baliho pinggir jalan. Bagi masyarakat Situbondo, slogan ini adalah sebuah harapan. Sebagian yang lain mungkin saja melihatnya sekadar tujuan administratif dari sebuah program besar Pemerintah Situbondo saat ini. Namun apakah betul maknya demikian? Slogan “Naik Kelas”
-

Situbondo Mau Maju, Kamu Jangan Nyinyir Melulu
Penulis: Ikhsan* Saya menulis ini dengan perasaan yang gembira. Karena rujak kuah pindang khas Bali laris manis. Betul, itu produk usaha saya yang lahir atas serangkaian pertemuan saya dengan Mas Rio, mentor bisnis yang memberanikan saya untuk berani memulai usaha. Kamu kalau mau order WA saja. Cabe 1, 2, 3 boleh. Pedas mantap. Cukup dulu
-
Andai Aku Menjadi Bupati Situbondo
Oleh: Imam Sufyan* Sampai tulisan ini terbit, Bupati Situbondo yang akrab disapa Mas Rio baru menjalankan roda pemerintahan 3 bulan. Terhitung dari tanggal 20 Februari 2025. KPU Situbondo sendiri menetapkan pasangan Mas Rio – Mbak Ulfi sebagai bupati dan wakil bupati terpilih pada tanggal 9 Januari 2025. Sebelum pelantikan Bupati dan Wakil Bupati yang
-
Yang Tidak Dilihat Firdaus soal Honorer Situbondo
Oleh: Mas Hawi Tiba-tiba saya terperanjat, ketika mengetahui tulisan berjudul “Derita 600 Non-ASN Situbondo: Dipecat, Dapat Solusi Busuk” yang diterbitkan oleh sebuah media online dan ditulis oleh sosok bernama Firdaus. Bukan, bukan karena Firdaus yang baru beberapa hari lalu “diayomi oleh pendopo” dengan diberikannya panggung membedah bukunya lalu bikin saya terperanjat menganggap dia tak
-
Petani itu Pekerjaan Paling Enak di Dunia, Tapi Kenapa Gak Diminati Gen Z?
Penulis: Agus Miftahorrahman* Setelah merasakan sendiri, ternyata profesi petani itu sangat menjanjikan dan incomenya gak main-main. Tapi, kenapa Gen Z pada kagak minat buat jadi petani, sih? Kalau mengutip survey dari Jakpat, hanya 6 dari 100 generasi Z berusia 15-26 tahun yang ingin bekerja di bidang pertanian. Sedikit banget! Alasannya beragam, mulai
-
Album Stilasi: Merangkai Tradisi Nusantara
Oleh: Ali Gardy Rukmana Album Stilasi [spotify] adalah perjalanan musikal yang menjahit ragam identitas bunyi Nusantara melalui sebuah proses penyederhanaan bentuk yang menjadi ruh penting dalam seni batik. Dalam batik, stilasi bukan sekadar mereduksi bentuk alam atau mitos menjadi simbol, ia adalah laku estetika dan spiritual untuk merawat narasi dan memori budaya. Album ini meminjam semangat
-
Menghidupkan Kembali Semangat Ki Hadjar Dewantara
Refleksi Hari Pendidikan Nasional Oleh: Agus Miftahurrahman Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Mei bukan sekadar ritual tahunan untuk mengenang jasa Ki Hadjar Dewantara, Bapak Pendidikan Nasional. Lebih dari itu, hari ini adalah momen reflektif: sudahkah semangat pendidikan yang ia perjuangkan benar-benar hidup di tengah-tengah masyarakat kita? Ki Hadjar Dewantara mengajarkan bahwa pendidikan
-
Drama Tetangga Sebelah: War Pakistan dan Kemenangan Baluran
Penulis: Syaif Zhibond Matregi* Ketegangan antara Pakistan dan India kembali meningkat tajam menyusul serangan brutal terhadap Wisatawan di Kashmir sejak satu minggu yang lalu. Sedikitnya 26 orang tewas dan 17 orang luka luka yang sebagian besar warga negara India. Sementara itu di Semenanjung Tiktok, sebanyak dua ratus ribuan warga Tiktok mengalami guncangan efek
-
Jangan Gagal Paham Soal Kecamatan Baluran
Oleh: Mat Rais Hari-hari ini lini masa kita dipenuhi dengan perdebatan mengenai Taman Nasional Baluran. Perdebatan itu muncul lantaran pernyataan Mas Bupati di salah satu acara di pendopo yang menyinggung ‘tetangga sebelah’. Banyak netizen yang marah dengan pernyataan itu, khususnya dari ‘tetangga sebelah’. Seolah pernyataan Mas Bupati itu mengatakan bahwa ‘tetangga sebelah’ mencuri Baluran
-
Tenang! Ini Solusi Mas Rio Buat Teman-teman Honorer Situbondo yang Dirumahkan
Halo, teman-teman Situbondo. Ada kabar penting nih dari Pemkab Situbondo. Mungkin ada sedikit kabar kurang enak soal teman-teman tenaga honorer kita. Jadi gini, ada sekitar 600 tenaga honorer dengan masa kerja di bawah 2 tahun harus berhenti karena aturan dari pemerintah pusat, guys. Mereka juga nggak masuk database BKN, jadi situasinya memang kaso bin