Kategori: Puisi

  • Alisa, Kamulah Puisiku

    Oleh : Ipul Lestari Angin dan daun-daun gugur Entah kenapa suasana di ketinggian selalu menarik mataku Ribuan pepohonan yang rindang Hijaunya hutan belantara mewakili suasana hati yang rindu kala itu Dengan alasan yang tidak masuk akal kau pergi meninggalkan kota kecil ini, Alisa Malam datang lagi seperti bagian dari kehidupanku Malam selalu membawa gelap dan…

    selengkapnya…

  • Sajak Orang Gila

    Oleh : Uwan Urwan Mereka adalah sekumpulan tabuhan dinding. Kelinting… Kelontong… Kelenteng…. Bunyinya berganti setiap detik. Ada yang berdangdut, berdansa, cuci kepala, sampai memotong leher sendiri. Mereka tetap anak-anak dalam wujud bohay dan gembrot. Mungkin mereka selalu hidangkan anjing mati dalam kudapan siang. Beramai-ramai ada kuda, cacing, lintah, kucing, ular, buaya, kadal, monyet, hingga kekasih…

    selengkapnya…

  • Pengharapan

    Oleh : Raisa Izzaty Tak ada yang selesai pada hidup Juga panjang jalan ini Burung burung pulang ke sarang Juga rindu tiba tiba punya ruang Seperti ciuman basah di pinggir pantai sore itu Aku mengingat matamu Jauh Seperti sebuah lorong panjang yang tak kutemui ujungnya Kubilang tak ada yang tak selesai pada hidup Tapi tidak…

    selengkapnya…

  • Bersama Pariopo

    Oleh Uwan Urwan Hai, aku menyapa Assalamualaikum, aku bersalam Bersama cahaya gemerisik Lindu, dan rindu aku menyesap batang-batang rokok Menjadi candu, menanti panas rahmat Dan hujan-hujan datang dengan rezeki tanpa batas Aku, Imron, Zaidi, Sufi kembali, setelah setahun silam menerjang batu Menguliti resah Mencaci maki hati yang tersedak Hujan, aku memanggilmu Pagi, siang, sore, dan…

    selengkapnya…