Kategori: Ulas
-
Ulasan dari Kisah Cinta Romeo dan Juliet
Verona adalah kota provinsi di wilayah Veneto, sebelah utara Italia. Di Verona hiduplah dua bangsawan yang saling bermusuhan, Tuan Capulet dan Tuan Montague. Oleh: Indra Nasution Pada awalnya mereka bersahabat karib. Namun disebabkan suatu hal yang menyinggung harga diri, persahabatan itu retak dan akhirnya pecah. Dari dua bangsawan itu terlahir dua orang anak. Tuan Capulet
-
Membaca Telembuk; Membaca Cinta yang Keparat
Beberapa waktu lalu, seorang teman meminjamkan bukunya pada saya Buku itu bersampul warna putih agak kebiru-biruan dengan gambar seorang perempuan tengah memegang mikrofon. Di tengah-tengahnya, tulisan Telembuk dicetak tebal dan barulah saya ‘ngeh’ kalau itu judul buku. Novel, lebih tepatnya. Oleh: Ahmad Zaidi Buku ini ditulis oleh Kedung Darma Romansha. Alasan mengapa saya mereviewnya, nanti
-
Kekerasan Budaya Pasca 1965
Dokumentasi Diskusi Kekerasan Budaya Pasca 1965 Oleh : Sutrisno Dalam sejarah konstelasi politik internasional tidak dapat dipisahkan dari pertarungan dua blok besar di dunia, yaitu blok komunis sosialis dengan blok kapitalis. Baik ketika perang dunia I maupun II, bahkan sampai pada awal 1960an sampai 1970an yang disebut dengan perang dingin atau clash of civilication (perang
-
Sedikit Ulasan tentang Sekolah itu Candu
Oleh : Indra Nasution Sekolah sebagai lembaga pendidikan, pada dasarnya berfungsi menggarap kepribadian manusia, membentuk watak dan sikap, mengembangkan pengetahuan dan melatih keterampilan. Sekolah bertugas mendidik manusia untuk berwatak, berpengetahuan dan berketerampilan. Sekolah bertugas membentuk seseorang menjadi manusia yang sebenarnya, manusia yang seutuhnya. Karena tiga mantra pokok–watak, pengetahuan, keterampilan–itulah yang menjadi mantra khas kemanusiaan. Yang
-
Lek Marni dan Interpretasi Perasaan
Oleh : Irwant ‘Lek Marni’, sebuah judul lagu madura yang artinya Dik Marni. Lagu ini sangat populer di berbagai kalangan; mulai dari tua, muda, remaja hinga anak-anak SD pun bisa hafal liriknya. Lagunya mudah, gampang diingat, tidak ada nada-nada rumit. Sebab itulah, lagu ini begitu familiar. Sebenarnya, lagu ini sudah cukup lama populer di telinga
-
Review Buku Gadis Pantai Karya Pramoedya Ananta Toer
Oleh : Imam Sofyan Dalam setiap pertemuan selalu ada kesan yang akan dikenang sepanjang zaman. Termasuk pertemuan terakhir saat book review Gadis Pantai karangan sastrawan besar Pramoedya Anana Toer. Sastrawan yang pernah dibungkam dan berkali-kali dipenjara dari zaman pra-kemerdekaan, orde lama dan orde baru. Sastrawan yang tidak hanya berkurung diri di dalam kamar saat masa
-
Sundari Keranjingan Puisi dan Cerita-cerita Lainnya: Santai, Namun Serius Berkelakar
Oleh : Yudik Wergiayanto Tokoh-tokoh rekaan Gunawa Tri Atmodjo dalam kumpulan cerita ini adalah mereka yang berkubang dalam kesialan hidup lalu menyiasatinya dengan cara yang tidak biasa. Penyiasata unik merekka terhadap dunia yang bedebah ini sekilas akan terbaca sebagai kekonyolan , tapi sesungguhnya adalah sikap dan tindakan yang serius. Sundari Keranjingan Puisi adalah kumpulan cerita
-
Para Bajingan Yang Menyenangkan: Benar-benar Bajingan!
Oleh : Yudik Wergianto Pertama kali saya membaca tulisan Puthut EA yaitu di buku kumpulan cerpen pilihan Kompas. Judul cerpennya “Ibu Pergi ke Laut”. Saya menyukai cerpen itu. Sejak saat itu pula saya tertarik untuk membaca tulisan-tulisan Puthut yang lain. Lalu, saya pun berkesempatan membaca buku-bukunya yakni Kupu-kupu Bersayap Gelap, Sebuah Usaha Menulis Surat Cinta,
-
TUHAN Tidak Makan Ikan dan Cerita Lainnya: Tertawa Sembari
Oleh : Yudik Wergiyanto Jika berbicara soal tulisan Gunawan Tri Atmodjo – saya lebih senang menyebutnya GTA – hal pertama yang saya bayangkan adalah humor. Tulisan GTA, khususnya cerpen, memang tak bisa dipisahkan dari humor. Di buku kumpulan cerpennya yang berjudul “Sundari Keranjingan Puisi”, GTA selalu menyisipkan humor di dalamnya. Begitu pula dengan kumpulan cerpennya
-
The Old Man and The Sea: Karya Sastra Yang Memukau
Oleh : Yudik Wergianto Siapa yang tidak kenal dengan karya sastra yang satu ini? Saya yakin hampir sebagian besar mereka yang berkecimpung di dunia sastra sudah tak asing lagi dengan karya yang satu ini. Ya. Ini adalah karya Ernest Hemingway yang telah meraih penghargaan Pulitzer tahun 1952 dan Nobel Sastra tahun 1954. Atau bisa disebut