Tahun: 2017
-
Tirtho Adhi Soerjo, Detik.com dan Berita Hoax
Ada keterkaitan apa sehinga judul di atas ditulis seperti itu? Keterkaitannya mengenai perkembangan pers/media di Indonesia. Ketiganya memiliki benang merah antara sejarah pers nasional, cikal-bakal media online dan konten berita yang mengkhawatirkan akhir-akhir ini, hoax. Oleh : Marlutfi Yoandinas Tirtho Adhi Soerjo (TAS) sebagai bapak pers nasional, sekaligus tokoh kebangkitan nasional. Seorang pencetus media pribumi pertama
-
Cerita dari Taman Kota dan Surat Kabar Misterius
Oleh : Zyadah* Gadis kecil berpipi gembil, bergigi hitam—rumah bagi ulat-ulat cokelat dan permen, rambut cokelat ikal dengan kucir kuda dan poni yang bergerak-gerak ditiup angin, dengan tangan kanan memegang erat tali balon karbida, sementara tangan kirinya dicengkeram oleh ibu, meronta berusaha melepas pegangan ibunya. Gadis itu ingin berlari-lari bebas di sepanjang jalan setapak di
-
The Old Man and The Sea: Karya Sastra Yang Memukau
Oleh : Yudik Wergianto Siapa yang tidak kenal dengan karya sastra yang satu ini? Saya yakin hampir sebagian besar mereka yang berkecimpung di dunia sastra sudah tak asing lagi dengan karya yang satu ini. Ya. Ini adalah karya Ernest Hemingway yang telah meraih penghargaan Pulitzer tahun 1952 dan Nobel Sastra tahun 1954. Atau bisa disebut
-
Sunyaruri; Hantu-Hantu Kesunyian
Oleh : Moh. Imron Buku ini hinggap di tangan saya setelah 3 tahun terbit melalui tukar pinjam dari seorang sahabat. Bukan cuma buku ini, ada juga yang lain-lainnya. Namanya Basori. Sekitar 5 bulan buku ini ada di saya (ditumpuk). Dan akhirnya terbaca juga setelah membangun mood tepat di bulan Oktober 2016. Mungkin takdir buku ini seperti
-
Cerita Rakyat Asembagus
Oleh : Iffah Nailul Arum cepat-cepat melepaskan sandal jepitnya yang usang. Melipat celana panjangnya. Lalu, merendam kakinya buru-buru. Ia duduk di bibir sungai. Merendam kaki mungilnya di sungai kecil itu. Cara ini memang selalu ampuh melepas duka Arum. Dalam tatapan kosongnya, Arum terisak sedih kehilangan sahabat ‘tua’nya telah dibabat habis oleh orang-orang kekar yang membawa
-
Koruptor, Pramoedya Ananta Toer
Oleh : Achmad Zaidi Buku ini bercerita tentang Bakir, tokoh utama dalam buku ini. Seorang lelaki tua yang telah beristri dan mempunyai empat anak dari pernikahannya. Bakir menjabat sebagai kepala kantor di sebuah instansi pemerintah. Selama belasan tahun ia bekerja dengan jujur. Ia memberikan kenyamanan kepada para bawahannya. Dan kemudian Bakir bosan setelah merasa bahwa
-
Begitulah Moh. Imron
Oleh : Yudik Wergiayanto Jika ada seseorang di dunia yang hidupnya dihabiskan dengan berkelana dari baper satu ke baper yang lain, dari kenangan satu ke kenangan yang lain, dari mantan satu ke mantan yang lain, barangkali orang itu adalah Moh. Imron; seorang lelaki yang menularkan virus ‘mudah baper’ pada setiap orang yang dikenalnya. Tidak peduli
-
Bocah itu Bernama Laut
Oleh : Achmad Zaidi Aku melihat seorang anak kecil berdiri di Pantai Tangsi ketika cahaya kemerahan merias langit bagian barat. Bocahitu membiarkan tungkai kakinya tenggelam separuh dimainkan permukaan air laut. Sebentar-sebentar menyentuh bagian lutut, sebentar-sebentar hanya menyentuh bagian betisnya. Bocah kecil itu tak bergeming. Apa yang dilakukan bocah itu sendirian di tempat macam ini? Kulit
-
Sudahkah Anda Konsisten?
Oleh : Yudik Wergiyanto Jika saya melemparkan pertanyaan: seberapa pentingkah sebuah komitmen itu, maka saya yakin hampir sebagian besar akan menjawab bahwa komitmen itu sangatlah penting. Seseorang yang tidak berkomitmen terhadap apa yang dikerjakannya, saya pun yakin bahwa dia tidak akan menghasilkan apapun dari yang dikerjakannya itu. Kalaupun berhasil, hasilnya juga tak akan maksimal. Begitu
-

Cinta Tak Pernah Tepat Waktu dan Badai Kenangan
Sewaktu-waktu kenangan akan menyapamu, engkau tak bisa lari, tidak ada tempat maupun ruang kecil yang bersedia untuk kau tinggali, untuk berbagi, untukmu bersembunyi. Kau hanya bisa menghadapinya, menanggung sakitnya, sesak dan agak nyeri memang. Tentu saja kau tidak bisa melupakan seluruh kenangan itu, sebagian akan tetap tinggal. Tergantung bagaimana caramu menyikapinya, terjebak di dasar kubangan