Bulan: Maret 2019
-
Panduman, Membuatku Jatuh Cinta Pedalaman
Cerita ini berawal dari keisenganku mengklik pranala pendaftaran yang ada di status teman. Setelah mendaftar aku tidak pernah memikirkan apapun tentang kegiatan ini. Nusantara Youth Care Chapter 2, namanya. Aku masih belum tahu banyak, tapi ada teman sekelasku yang sudah terjun di dalamnya. Hari ini pengumuman, tapi aku sendiri lupa bahwa aku sudah mendaftar. Temanku
-
Ayat-Ayat Luka dan Puisi Lainnya Karya BJ. Akid
PUISI-PUISI: BJ. AKID* Falsafah Rindu Dari batang lamunan yang aku diskusikan pada diam, wajahmu menguncup dalam ingatan, mencipta ketunggalan jalan perumpamaan, sebelum nama-nama tuhan aku pahat sebagai bayangan, barangkali hanya cinta yang kita takuti, ketika malam lebih menyerupai cahaya dan siang pun lebih bermukim pada kata-kata. Maka dari itu pula rindu telah kita bekukan, meraba
-
Bejo, Suhaden, Kopi, Senja dan Rendra
Saya mempunyai teman, namanya sebut saja Bejo. Bejo awalnya adalah orang yang kaku. Cara berpikir dia sangat positivis dan rasional. Sehingga, dia paling benci dengan mewek-mewek, perasaan dan puisi. Setiap kali saya me–repost puisi atau quotes tentang kejombloan atau lebih halusnya, kesepian saya, dia selalu bilang ah lebay lu. Anehnya, dia yang rasional, positivis dan
-
Cerpen : Cinta Semusim Karya Agus Yulians
Oleh Agus Yulians* Arga, lelaki yang selama ini membuat aku jatuh hati. Aku dan Arga satu kantor di sebuah perusahaan Manufacture yang bergerak di bidang kimia. Kita patner kerja yang sudah cukup lama. Kita selalu dipertemukan dalam setiap acara yang diadakan kantor. Mulai dari meeting hingga membuat proyek jangka panjang untuk perusahaan. Sejak saat itulah
-
Cerpen : Kehilangan Tas di Kota Pasundan Karya M Ivan Aulia Rokhman
Oleh : M Ivan Aulia Rokhman Menyambut pagi cerah di Surabaya aku berada di Stasiun Wonokromo. Di tengah keramaian penumpang yang hendak menuju ke tempat tujuan hampir numpuk di ruang tunggu. Tak selang lama kereta telah berhenti di stasiun. Berbagai persiapan yang dibawa seperti tas besar, tas slempang, hingga barang bawaan lainnya. Ketika memasuki gerbong
-
Keharmonisan yang Menghilang di 2019
Tingginya kasus pelaporan, penyebaran hoax, dan sentiment secara filosofis menunjukan hilangnya keharmonisan dalam berwarganegara. Keharmonisan berwarganegara adalah sebuah keadaan masyarakat yang mampu menyesuaikan dan mengarahkan dirinya sesuai dengan aturan yang telah ada, sebagai makhluk sosial dan politik (zoon pliticon). Sebagai makhluk sosial, masayarakat artinya bahwa setiap orang ditakdirkan Tuhan untuk senantiasa hidup saling berdampingan satu
-
Cerpen : Azab Pemuda yang Menyukai Postingannya Sendiri Karya Nanda Insadani
Oleh : Nanda Insadani Seseorang mengirim pesan suara via Messenger padaku waktu matahari sepenggalan naik, “Bung, apakah kau gila? Kenapa kau menyukai postinganmu sendiri?” Aku terkejut. Proses penggilingan nasi dan secuil daging ayam di mulutku terhenti. Bukan, bukan karena pesan suara itu, tapi karena suara pintu diketuk oleh seseorang. Aku mencoba menerka siapa sosok yang
-
Kesedihan Nahela dan Puisi Lainnya Karya Ibna Asnawi
Puisi-puisi Ibna Asnawi Kesedihan Nahela nahela yang gadis berbaring di halaman rumah kakinya mempermainkan kerikil menendang kesal sebutir-dua butir sepi walau hatinya bising oleh perih padahal halaman rumah nahela sempit dirinya melulu dihimpit sakit tetapi wajahnya, bagai kaca jendela yang tegar bersama debu mata nahela memejam kemudian dalam pejamnya ia dapati ibunya secantik purnama tersenyum
-
Ulasan Ugal-Ugalan tentang Romila dan Kutukan Ingatan
Pada mulanya Alif begitu kesepian, maka lahirlah Romila dari setumpuk kata-kata dan tisu yang seluruhnya basah. Romila bercerita kepada saya, bahwa sewaktu menulis dirinya, ada detik-detik di mana Alif menggetarkan semesta Cerita Pendek yang tengah dibangunnya. “Bukalah halaman persembahan, Mas. Ada kalimat pendek yang susah payah ia tuliskan di sana.” Saya pun membuka halaman yang
-
Cerpen : Kisah Cinta Adam Hawa Karya Agus Hiplunudin
Oleh: Agus Hiplunudin PROLOG Suatu hari nanti engkau pasti akan mati. Dimana ruh pergi meninggalkan jasad, dan ruh itu pergi ke alam abadi. Sesampainya di sana engkau pasti kan terkesima sebab mata telanjang engkau melihat tempat yang tak pernah kau sua di dunia. Ruh engkau berdiri di sebuah taman, lalu mata telanjang engkau melihat aliran