Panduan Ekspedisi Nasi Sodu

Nasi sodu merupakan representasi dari hasil laut, pertanian dan perkebuhan. Biasa disajikan di acara hajatan parlo, tahlilan, kajhagan, arisan dan kegiatan lainnya. Nasi Sodu juga banyak di jual di warung-warung makan yang saat ini kami temui tersebar di 10 Kecamatan yaitu: Banyuputih, Asembagus, Jangkar, Arjasa, Kapongan, Panji, Mangaran, Situbondo, Panarukan dan Kendit.

Panduan Kegiatan Ekspedisi

1. Posting foto/video nasi sodu di media sosial masing-masing dalam periode 1 – 31 Oktober 2025

2. Mereview penjual nasi sodu

3. Menulis pengalaman makan nasi sodu

4. Berbagi resep

5. Berbagi desain/ilustrasi nasi sodu

6. Berbagi hasil karya fotografi nasi sodu

Penulis


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Esai N. Fata

Harlah ke-60: Mimpi-mimpi Semu Kader PMII

Fadhil Sekennies Puisi

Puisi: Restu Rindu Ayah-Ibu Karya Fadhil Sekennies

Diandra Tsaqib Puisi

Puisi: Stratocumulus

Apacapa N. Fata

Bânni Monteng Sakèlan

game Ulas Yopie EA

GTA VI: Momok Menakutkan Bagi Developer Game

Apacapa

HUT RI dan Kesadaran Anak Kelas 5 SD

Apacapa

Sports-Sciences: Kolaborasi Pembelajaran Olahraga dan Fisika

A. Zainul Kholil Rz Buku Resensi Ulas

Resensi: Muhammad Sang Revolusioner

Ahmad Zaidi Apacapa

Tentang Kita yang Terlalu Banyak Bicara Omong Kosong

Apacapa Irwant

Jomblo dan Motor Tunggangannya

Cerpen

Cerpen: Menemukan Makna Keluarga

Apacapa

Setelah Ujung Jalan Daendels: Refleksi Panarukan dalam Serat Darmagandhul

Resensi Thomas Utomo

Resensi: Perempuan Berdaya dan Benteng Ketahanan Keluarga

Indra Andrianto prosa

Kado Valentine Untuk Kamu

Buku M Ivan Aulia Rokhman Ulas

Sastra Vs Game : Dinamika Peradaban

Indra Nasution Prosa Mini

Cerita Seorang Keluarga yang Mengalami Banyak Hutang

Banang Merah Cerpen

Prosa Mini : Monolog Seorang Kekasih Karya Banang Merah

Ahmad Maghroby Rahman Apacapa

Sepotong Surat Suara untuk Mantanku

Cerpen Gusti Trisno

Cerpen : Joe di Persimpangan Jalan Karya Gusti Trisno

Uncategorized

Puisi Mored: Lembung Kejora