Menata Ulang dan Merangkai Kata sebagai Langkah Kecil Penggerak Dunia Literasi di Nagari Amping Parak, Pesisir Selatan

Sumber: Divisi PDD Mahasiswa KKN Unand

Eksistensi perpustakaan memiliki peran penting sebagai penggerak budaya literasi. Di tengah perkembangan teknologi, perpustakaan tidak sekadar tempat menyimpan buku-buku, melainkan menjadi ruang bagi setiap orang untuk membuka pengetahuan dan wawasan. Setelah membaca buku, pembaca bisa mengembangkan ide, gagasan, imajinasi, serta kreativitas dalam berpikir.

Bertolak dari latar belakang tersebut, mahasiswa KKN Reguler II Nagari Amping Parak Universitas Andalas untuk melaksanakan program kerja yang berkaitan dengan Perpustakaan. Tepatnya di Perpustakaan Laskar Pemuda Peduli Lingkungan (LPPL) yang berada tepat berada di Konservasi Penyu, Desa Wisata Nagari Amping Parak.

Kegiatan Inventarisasi Perpustakaan sangat relevan dilaksanakan mengingat ada pelaksanaan lomba Perpustakaan terbaik yang diadakan pada bulan Juli lalu. Perpustakaan LPPL meraih juara terbaik 5 dengan beberapa kekurangan di antaranya, inventarisasi buku yang belum lengkap, penataan buku di rak yang belum tersusun sesuai kategori, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, program kerja inventarisasi akan berdampak bagi Perpustakaan LPPL. Kegiatan inventarisasi adalah langkah awal untuk mengetahui bagaimana kondisi dan tata letak koleksi buku-buku yang telah tersedia.

Tim Penanggung Jawab program kerja ini, yaitu Maryatul Kuptiah, M. Farel Suka, dan Nori Dwi Yulianti turut melakukan koordinasi dengan pihak pengelola perpustakaan, kemudian pendataan buku-buku. Adapun bagian buku-buku yang didata diantaranya, judul buku, penulis, penerbit, tahun terbit, kota terbit, ISBN, jumlah halaman, dan jumlah buku. Pendataan berjalan setelah buku-buku diklasifikasikan sesuai kategorinya secara bertahap dan berkesinambungan.

Dari proses pendataan tersebut membuka peluang pengunjung untuk mengenal koleksi buku-buku yang belum pernah tersentuh. Buku-buku disusun sesuai dengan kategori dilengkapi dengan pemberian label rak agar lebih sistematis.  Dengan adanya inventarisasi, pengelolaan buku diharapkan menjadi lebih mudah dan koleksi yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pengunjung.

Berkaca dari penataan ruang perpustakaan dilakukan untuk kenyamanan dan mengisi ruang kosong terutama papan informasi. Revitalisasi bertujuan untuk menghidupkan kembali perpustakaan dengan kegiatan dan informasi untuk membuat suasana lebih hidup. Dengan begitu, diharapkan pengunjung lebih nyaman untuk tempat belajar. Papan informasi yang diberikan gambar-gambar yang memuat informasi kegiatan LPPL, ekowisata Konservasi Penyu, dan dilengkapi dengan sedikit informasi kegiatan mahasiswa KKN Reguler 2 Universitas Andalas.

Revitalisasi Perpustakaan dilanjutkan secara praktik dengan melaksanakan program kerja pelatihan literasi kreatif yaitu puisi dan cerpen di sekolah. SMP N 02 Sutera menjadi sasaran dari program kerja ini menjadi ruang bagi siswa untuk mengenal sastra dengan cara yang menyenangkan. Peserta diajak memahami bahwa menulis tidak harus selalu dimulai dengan kata-kata yang sulit. Sebuah pengalaman sederhana, pemandangan di sekitar, persahabatan, keluarga, sekolah, bahkan perasaan yang mereka rasakan sehari-hari dapat menjadi bahan sebuah karya. Karya yang telah diselesaikan akan meninggalkan kesan bagi pihak penulis.

Selama proses pelatihan, peserta perkenalkan dengan unsur-unsur pembentuk puisi seperti cara penulisan puisi. Sementara di pelatihan cerpen peserta dipaparkan materi mengenai unsur-unsur intrinsik pada cerpen. Selesai pemaparan materi, peserta diminta untuk praktik penulisan yang menyuguhkan tema lingkungan sekitar. Pendekatan dibuat dengan sederhana dan santai agar terkesan belajar dengan suasana yang menyenangkan dalam menciptakan karya hasil imajinasi dan kreativitas.

Dari kegiatan ini, peserta bisa melatih rasa percaya diri dan keberanian dalam berekspresi dalam mengungkapkan perasaan, ide, dan pikiran melalui tulisan yang meninggalkan nama. Tulisan-tulisan yang dirangkai setiap orang menciptakan cerita yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut memberikan ruang untuk menyampaikan ruang imajinasinya. Hasil akhir (output) dari peserta dicetak menjadi buku antologi yang diserahkan secara simbolis kepada pihak sekolah.

Rangkaian program inventarisasi, revitalisasi, serta pelatihan puisi dan cerpen pada akhirnya memiliki tujuan yang saling berkaitan. Buku-buku yang tertata menyediakan sumber pengetahuan, perpustakaan yang nyaman menghadirkan ruang belajar, sedangkan kegiatan menulis memberikan kesempatan kepada siswa untuk menghasilkan karya. Dengan demikian, program ini tidak hanya memperbaiki kondisi fisik perpustakaan, tetapi juga berusaha menumbuhkan kembali semangat literasi di dalamnya.

Lebih dari sekadar program kerja KKN, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa budaya literasi dapat tumbuh dari langkah-langkah sederhana. Sebuah buku yang diberi label, rak yang kembali tertata  hingga selembar kertas yang dipenuhi tulisan. Siswa merupakan bagian dari proses yang sama untuk menumbuhkan kecintaan terhadap pengetahuan dan kata-kata.  Perpustakaan yang telah ditata dapat terus dimanfaatkan, sementara puisi dan cerpen yang lahir dari tangan siswa menjadi awal dari perjalanan panjang mereka sebagai pembaca sekaligus penulis.

Saat sebuah perpustakaan kembali dibuka dan seorang anak mulai berani menulis, di sanalah literasi benar-benar menemukan kehidupannya. Dengan demikian, program kerja yang telah dilaksanakan diharapkan dapat memberikan perubahan kecil bagi dunia literasi. Terutama bagi perpustakaan dan SMA N 02 Sutera. Perpustakaan yang hidup dan anak-anak yang gemar membaca serta menulis merupakan investasi penting bagi lahirnya generasi yang berpengetahuan, kreatif, dan mampu menyuarakan gagasannya melalui kata-kata.

Penulis

  • Maryatul Kuptiah, lahir kota Selatpanjang pada penghujung tahun 2004. Penulis merupakan mahasiswa program studi Sastra Indonesia, Universitas Andalas. Penulis hobi menulis puisi, artikel, dan esai. Saat ini penulis sedang bergiat di UKMF Labor Kepenulisan Kreatif Unand. Beberapa karya penulis telah dimuat di platform media cetak dan digital. Dapat mengikuti instagram penulis @xo.iaa_ , nomor handphone 089515527203, dan email: maryatul131204@gmail.com.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

B.B. Soegiono Puisi

Puisi : Belikan Aku Seorang Pelacur Karya B.B. Soegiono

Review Film

Review Film: Si Buta dari Gua Hantu

Buku Dewi Faizatul Isma Resensi Ulas

Resensi: Pengelolaan Lembaga Pendidikan Islam Secara Islami

Apacapa

Pilkada Situbondo dalam ‘Perang’ Musik Anak Muda

Ayis A. Nafis Puisi

Puisi: Hikayat Sebuah Maut

Apacapa Iip Supriatna

Keharmonisan yang Menghilang di 2019

Puisi Syukron MS

Puisi: Waw

Banang Merah Cerpen

Prosa Mini : Monolog Seorang Kekasih Karya Banang Merah

M Firdaus Rahmatullah Puisi

Puisi-puisi M Firdaus Rahmatullah: Dermaga Panarukan

Cerpen Nanda Insadani

Cerpen : Mayat-Mayat Tercinta Karya Nanda Insadani

Ahmad Sufiatur Rahman Cerpen

Cerpen : Ketika Tubuh Bicara

Apacapa Baiq Cynthia Wisata Situbondo

Panasnya Kota Situbondo dan Kerinduan Pangeran Kesepian

Puisi Rizqi Mahbubi

Puisi: Kota Melankoli

Apacapa Rg. Hutama

11 Tahun Mensos Juliari

Opini

Antara Olahraga dan FOMO

Puisi

Remuk Redam dan Puisi Lainnya

Apacapa

Masih Pentingkah Festival Kampung Langai?

Uncategorized

Menggugat Hegemoni Patriarki: Dekonstruksi Tafsir Al-Qur’an dalam Perspektif Sosiologi Pengetahuan Asma Barlas

Aldi Rijansah Putra Alexong Cerpen

Cerpen: Di Langit, Sore Masih Jingga

Anwarfi Miftah Zururi Puisi

Puisi-puisi Miftah Zururi: Kamar Mandi Sekolah