UMKM Nagari Amping Parak: Menggerakkan Ekonomi Lokal Bersama KKN Reguler 2 Universitas Andalas Nagari Amping Parak

Nagari Amping Parak merupakan salah satu nagari yang memiliki potensi ekonomi masyarakat yang cukup beragam. Potensi tersebut terlihat dari berkembangnya berbagai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dijalankan oleh masyarakat setempat. UMKM tidak hanya menjadi sumber pendapatan bagi pelaku usaha, tetapi juga berperan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan membuka peluang ekonomi bagi lingkungan sekitar. Melihat potensi tersebut, mahasiswa KKN Reguler 2 Universitas Andalas (UNAND) Nagari Amping Parak turut berupaya mendukung perkembangan UMKM melalui kegiatan pendataan, pendampingan, digitalisasi, dan promosi usaha.

Dalam pelaksanaan kegiatan KKN, mahasiswa KKN Reguler 2 UNAND Nagari Amping Parak telah melakukan kunjungan dan pendampingan terhadap sejumlah UMKM yang berada di nagari. Beberapa UMKM yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut antara lain Snack Time, YG Craft, Madani Laundry Express, Bofet Cifa, Roti Canai, Toko Kaca, Nela Hijab, Toko Sendal Raziq, Rumah Makan Salero Kito, serta Zain Zain Kamaloyang. Setiap UMKM memiliki karakteristik, produk, dan keunggulan masing-masing yang menjadi potensi untuk dikembangkan.

Selain melakukan pendataan dan kunjungan, mahasiswa KKN Reguler 2 UNAND juga membantu pelaku UMKM dalam pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB). NIB merupakan salah satu bentuk legalitas usaha yang penting bagi pelaku UMKM. Dengan adanya pendampingan dalam proses pembuatan NIB, diharapkan pelaku usaha semakin memahami pentingnya administrasi dan legalitas dalam menjalankan usaha secara berkelanjutan.

Upaya digitalisasi juga dilakukan melalui pembuatan dan pembaruan informasi lokasi usaha pada Google Maps. Keberadaan UMKM di Google Maps dapat memudahkan masyarakat menemukan lokasi usaha, terutama bagi calon pelanggan yang belum mengetahui tempat usaha tersebut. Langkah sederhana ini menjadi bagian penting dalam memperkenalkan UMKM Nagari Amping Parak di ruang digital.

Mahasiswa juga turut melakukan desain untuk kebutuhan promosi UMKM. Desain tersebut dapat digunakan untuk memperkenalkan nama usaha, produk, layanan, maupun informasi kontak kepada calon pelanggan. Selain desain, mahasiswa KKN Reguler 2 UNAND juga membantu membuat video promosi sebagai media untuk memperkenalkan UMKM secara lebih menarik. Video promosi dapat menampilkan suasana usaha, produk yang ditawarkan, serta keunggulan masing-masing UMKM sehingga informasi dapat disampaikan dengan lebih mudah kepada masyarakat.

Tidak hanya berfokus pada UMKM milik masyarakat, kegiatan mahasiswa KKN Reguler 2 UNAND Nagari Amping Parak juga memberikan perhatian terhadap BUMNag. BUMNag memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian nagari melalui pengelolaan potensi dan kegiatan usaha yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan penguatan administrasi, promosi, dan pemanfaatan media digital, BUMNag diharapkan dapat semakin berperan sebagai salah satu penggerak perekonomian Nagari Amping Parak.

Secara keseluruhan, kegiatan pendampingan UMKM yang dilakukan mahasiswa KKN Reguler 2 UNAND Nagari Amping Parak merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam membantu masyarakat mengembangkan potensi ekonomi lokal. Pendampingan tidak hanya berfokus pada peningkatan penjualan, tetapi juga pada aspek legalitas, digitalisasi, branding, desain, dan promosi. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan UMKM di Nagari Amping Parak dapat semakin dikenal, memiliki identitas usaha yang lebih kuat, serta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi untuk memperluas jangkauan pemasaran.

Kegiatan ini juga menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung kondisi dan tantangan yang dihadapi pelaku UMKM di lapangan. Kolaborasi antara mahasiswa, pelaku UMKM, dan pemerintah nagari menjadi langkah penting dalam menciptakan ekosistem usaha yang lebih berkembang. Dengan potensi yang dimiliki oleh Snack Time, YG Craft, Madani Laundry Express, Bofet Cifa, Roti Canai, Toko Kaca, Nela Hijab, Toko Sendal Raziq, Rumah Makan Salero Kito, Zain Zain Kamaloyang, serta BUMNag, Nagari Amping Parak memiliki peluang untuk terus mengembangkan ekonomi lokal dan memperkuat kemandirian masyarakat melalui UMKM.

Melalui semangat pengabdian dan kolaborasi, mahasiswa KKN Reguler 2 Universitas Andalas Nagari Amping Parak berharap kegiatan yang telah dilakukan dapat memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha. Digitalisasi, legalitas, desain, dan promosi bukan hanya menjadi kegiatan selama pelaksanaan KKN, tetapi diharapkan dapat terus dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya di masa mendatang.

Penulis

  • Maryatul Kuptiah, lahir kota Selatpanjang pada penghujung tahun 2004. Penulis merupakan mahasiswa program studi Sastra Indonesia, Universitas Andalas. Penulis hobi menulis puisi, artikel, dan esai. Saat ini penulis sedang bergiat di UKMF Labor Kepenulisan Kreatif Unand. Beberapa karya penulis telah dimuat di platform media cetak dan digital. Dapat mengikuti instagram penulis @xo.iaa_ , nomor handphone 089515527203, dan email: maryatul131204@gmail.com.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Apacapa Esai Mustain Romli

Dilema Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa

Apacapa Irwant

Gagal Melamar Gadis dan BPN Situbondo

Advertorial

Aturan Pemasangan Panel Surya

Firman Fadilah Puisi takanta

Puisi: Hikayat Keabadian

Apacapa

Jika Tidak Mampu Menjadi Pandai, Setidaknya Jangan Pandir

Apacapa fulitik melqy mochammad marhaen

Mengapa Muncul Mas Rio “Patennang”?

Apacapa Moh. Imron

Ahmad Muzadi: Selamat Jalan Kawan, Karyamu Abadi

Puisi Syafri Arifuddin Masser

Puisi: “Status 1: Apa yang Anda Pikirkan?”

Buku Sutrisno Ulas

Kekerasan Budaya Pasca 1965

Eva Salsabila Puisi

Puisi-puisi Eva Salsabila: Kontemplasi Rembulan

Apacapa

Pewaris Budaya Desa

Berita

Seorang Musisi Melamun: Ide Semakin Mengalun

Apacapa Musik Nafisah Misgiarti Situbondo Ulas

Ghu To Ghu dan Makna Perjalanan

Nuriman N. Bayan Puisi

Puisi – Januari yang Yatim Februari yang Piatu

Apacapa Iip Supriatna

Tantangan Pendidikan di Era Millenial

Apacapa Fendy Sa’is Nayogi

Petani Kebetulan

Lelaki Sungai Puisi

Puisi: Diorama Talang Siring

Cerpen Salwa Ratri Wahyuni

Cerpen: Pohon Jeruk Bali Simbah

Apacapa Hodo Nafisah Misgiarti Situbondo

Hodo dan Perjalanan Bunyi; Sebuah Catatan

Apacapa Moh. Imron

Bolatik: Menyimak tim Preman Pensiun di Selowogo