Tentang Penulis
-
Nabi Muhammad dan Menguatkan Ideologi Islam
goodreads Oleh : M Ivan Aulia Rokhman Muhammad sebagai Nabi akhir zaman yang selalu dinilai menjadi seorang pemimpin yang hidup sampai sampai akhir hayat yang membimbing kepada jalan kebaikan ternyata mengalami sakit dan kemudian meninggal dunia tepat dipangkuan Siti Aisyah. Seluruh umat Islam tidak percaya terhadap kematian Nabi Muhammad SAW. tersebut, apalagi Umar yang begitu…
-
Pendulum Rindu dan Puisi Lainnya Karya Agus Hiplunudin
ie-wallpapers.com Puisi Agus Hiplunudin Dengki Setelah hari kiamat Manusia digolongkan menjadi dua Golongan pertama kaum pendosa mereka bermuka keruh dan dihalau ke dalam neraka Golongan kedua kaum shaleh mereka bermuka jernih berseri-seri digiring ke dalam surga Tuhan tersenyum di atas singgasananya Melihat hamba-hambanya dalam surga Hidup berkecukupan dan berbahagia Tiada dengki tiada kebencian yang bersarang…
-
Pentingnya Kesehatan Gigi dan Mulut
Judul Buku : Tubuh Sehat, Giginya? Penulis : drg. Pramono Rendro Pangarso, M. Kes. Penerbit : Qanita Cetakan/Terbit : 1/Oktober 2017 Tebal : 148 hal Isbn : 978-602-402-088-0 Menjaga kesehatan memang sangat penting. Terutama kesehatan mulut dan gigi, sebab, keduanya merupakan faktor yang memengaruhi kenyamanan seseorang dalam berkomunikasi. Jika kesehatan mulut dan gigi itu buruk,…
-
Ritual Kopi dan Mua’llaqat dan Microsoft Word dan Kiai Agus dan Menyendiri
Barangkali ini mungkin terasa aneh. Aku adalah seorang santri lama di pondok yang berada di belakang Pabrik Sarung pinggir jurang ini. Namun tak banyak ilmu yang aku tahu hingga kini. Dan masih banyak lagi pikiran-pikiran yang merusak tempurung otakku. Begitu banal dan membuatku semakin kesal. Aku tidak tahu dari mana pikiran macam ini datang: kesialan…
-
Sekelopak Mata dan Puisi Lainnya Karya Nuriman N. Bayan
Puisi-puisi Nuriman N. Bayan Suatu Musim yang Piatu Kurasa, jauh sebelum arah angin berpaling. aku sudah kelelahan mendaki punggungmu yang rimba. jalan licin yang tak tentu arahnya. sungai yang tak kenal musim menepikan akar dan batang-batang. api yang terus menyala menerbangkan asap ke banyak bukit. ke banyak langit. ke banyak pendakian dan pada akhirnya aku…
-
Review Buku Reinventing : Merawat Energi, Menatap Masa Depan
Merawat Energi, Menatap Masa Depan Judul : Reinventing Penulis : Rhenald Kasali Penerbit : Mizan Cetakan : Februari 2016 Tebal : 279 Halaman ISBN : 978-979–4339-33-6 Energi memicu terjadinya banyak perubahan di bumi kita. Perubahan geopolitik, perubahan perilaku umat manusia, mobilitas kita, dan masih banyak lagi. Ia mengubah wajah dunia dan penghuninya. Energi juga menentukan perkembangan peradaban untuk manusia. Negara yang…
-
Resensi Buku Dialog Hati Anak Negeri : Menggali Esensi Berkarya dari Sebuah Cerita
Menggali Esensi Berkarya dari Sebuah Cerita Judul : Dialog Hati Anak Negeri Penulis : Siswa-Siswi SMA Negeri 2 Blitar Penerbit : Pelangi Sastra Malang Cetakan : I, Januari 2018 Tebal : xii + 222 halaman ISBN : 978-602-5410-11-6 Topik-topik perbincangan mengenai keberjarakan para siswa dengan bacaan sastra memang bukan konsumsi segar lagi, bahkan hampir kelewat…
-
Puisi – Romantika Hujan
Sajak-sajak Khairul Anam Sengatan Senyum : Rani Listyaningrum Sederhana membungkus akar hidupmu Tiang serta temali hari meninggi makna Beri arti akan hidup sejati Seperti listrik, senyummu alirkan sengatan semangat Bagi pencandu dan penikmat letih Terlebih guman syahdu mewarnai Bilik-bilik lusuh akibat pilu Kenyamanan membesuk hati yang dirundung kelesah Solo, 2018 Hujan Mebasuh Kita : Melanie…
-
Ulas Buku – Hijabers in Love
Judul Buku : Hijabers In Love Penulis : Oka Aurora Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Terbit : Juli 2014 Tebal : 187 Halaman ISBN : 978-602-03-0913-2 Cinta Pandangan Pertama oleh Dua Gadis Muslimah Oleh : M Ivan Aulia Rokhman Memasuki masa awal sekolah, ketika dilakukan presentasi sejumlah ekstrakurikuler, perhatian Annisa tertumpah pada sosok Ananda, penggiat…
-
Panasnya Kota Situbondo dan Kerinduan Pangeran Kesepian
Situbondo semakin panas, mungkinkah karena geliat para pejuang nikah terlalu sering melempar api asmara di langit kota Santri? Suhu Kota Santri mulai terasa sejak mentari terus memancarkan panasnya yang tiada lelah setiap hari, curah hujan sangat jarang di sini. Tak heran para pejuang nikah semakin tangguh mempertahankan bara api yang masih belum dileburkan oleh dinginnya…