Tentang Penulis
-

Konflik Agraria di Sumenep dan Luka yang Terus Berulang
Tanah memiliki makna yang sangat fundamental bagi keberlangsungan hidup petani, karena tidak hanya dipahami sebagai aset ekonomi, tetapi juga sebagai basis eksistensi sosial dan kultural mereka. Dalam perspektif tertentu, tanah bahkan diposisikan sebagai “benda mati yang dapat bergerak” karena nilai dan fungsinya yang dinamis dalam menopang kehidupan manusia (Sri Murniati, 2024). Di atas tanah tersebut,…