Avatar Sholihul Mubarok

Tentang Penulis

  • Sesaji dan Puisi Lainnya

    Sesaji dan Puisi Lainnya

    SESAJI Dinding belulang. Kau kikir kembalitokoh-tokoh luput dari tatap. Kalimat azimat dipaku,tiang rumah alergi berkat. Aku persembahkan endapan kopi dan abu;di meja ini, kau menitipkan sunya. Seekor gagak mengepak suara. Atap menyulap sajak gulita di sudut mata. ​”Tiga mantra, enam penjuru angin.” Retak dinding kuhitung;tiga kenangan, enam pamit. Malam—pengabdian. Kisah bernapas dari tumpukan dada yang…