Kategori: Apacapa

  • HUT RI dan Kesadaran Anak Kelas 5 SD

    annur.net Oleh: Mohammad Farhan* “Dik, kenapa kamu ikut gerak jalan?” tanya saya penasaran. “Biar pahlawan senang,” jawabnya. Singkat. Fajar, adik saya satu-satunya tampaknya tidak mau ambil pusing dengan pertanyaan saya. Dia menjawab sekenanya. Lalu melanjutkan main gawai. Saya lihat, dia ngotak-ngatik  aplikasi kine master. Dia mengedit foto keikutsertaannya pada acara lomba gerak jalan, kemarin. Kumpulan

    selengkapnya…

  • Harjakasi: Memaknai Situbondo dari Alun-Alun

    jatimpos.com Oleh: Imam Sufyan* Sesekali cobalah berkunjung di sekitaran alun-alun Situbondo. Di sana akan anda temukan tulisan Situbondo Kota Santri. Di atas tulisan Situbondo terdapat lambang Pancasila. Di atasnya lagi terdapat patung Garuda yang mengepakkan sayapnya seperti ingin terbang dengan kekuatan penuh sambil menoleh ke arah kanan atau ke arah timur. Sebagai orang yang awam

    selengkapnya…

  • Selamat Hari (Tidak) Jadi Kabupaten Situbondo

    @hazan_ Oleh: Ahmad Zaidi* Belakangan, saya sering bertanya kepada kawan-kawan, kapan hari jadi Kabupaten Situbondo? Kawan yang sedang sial ditanya begitu kebanyakan hanya menjawab dengan menyebut tanggal: hari ini. Apakah cukup sampai di situ urusan selesai? Tidak… tidak… tidak. Bisa jadi. Tidak segampang itu. Kawan saya akan balik bertanya, memangnya ada apa dengan hari jadi

    selengkapnya…

  • Harjakasi Nasibmu Kini

    pixabay.com Oleh: Mohammad Farhan* Bayangkan suatu hari nanti, kota yang kamu diami menjadi sangat membosankan. Kamu menjadi malas keluar rumah: sekadar melihat langit dan tanah tempatmu lahir dan menemukan cinta. Kamu memilih mendiami kamar, lalu merenungi apa yang terjadi di kotamu. Di sela perenungan itu, kamu merasakan ternyata kotamu tidak lebih menyenangkan dibanding kamar rumahmu.

    selengkapnya…

  • Listrik Padam, Iduladha, dan Kita yang Bersuka Cita

    doc Merdeka.com Oleh: Muhammad Badrul Munir* Semalam saya tiba di rumah dalam kondisi listrik padam di kampung saya, kira-kira pukul satu dini hari. Hanya masjid dekat rumah saja yang lampunya tetap menyala karena ada genset di sana. Saat masuk kamar, Asyrof, anak pertama saya tiba-tiba bangun mendengar derit pintu dan menangis. Ia memang takut gelap.

    selengkapnya…

  • Adha yang Berpuisi

    freepik Oleh: Wilda Zakiyah Malam ini membuat aku sedikit De Javu. setelah mendengar tabuhan bedug di setiap masjid, riuh takbir, lecutan kembang api, ucapan-ucapan maaf pada notifikasi gawai di semua sosial media. Ini hari raya. Mungkin bedanya, adalah baju yang tak semuanya baru, ucapan maaf yang tak setulus rindu, dan puasa yang tidak sesempurna pahala

    selengkapnya…

  • Puthut Ea, Komunitas dan Hutang yang Dilunasi

    Oleh Ahmad Zaidi Sebuah mobil merah berhenti di depan rumah tak jauh dari kelokan jalan yang di halamannya ditanami beragam jenis tumbuhan. Di beranda rumah itu, Lima orang laki-laki duduk sambil meminum kopi yang mulai mendingin. Mereka menunggu. Sejak matahari rubuh sampai pintu mobil terbuka dan seorang laki-laki berkacamata keluar mengenakan kaos putih dan celana

    selengkapnya…

  • Apacapa #3 Literasi Komunitas Situbondo

    Oleh :  Mohammad Farhan Sebuah diskusi bersama Puthut EA, Kepala Suku Mojok.co Dua belas tahun lalu, Puthut EA pernah membayangkan sebuah komunitas bernama Klinik Buku EA (KBEA). Sebelum akhirnya KBEA benar-benar lahir pada 2015. Tidak ada yang tahu persis apa arti EA yang dimaksud Mas Puthut. Boleh jadi dua huruf itu merupakan nama yang diambil

    selengkapnya…

  • Jihu Rasa Puisi

    Oleh: Mohammad Farhan* Saya tidak punya menu khusus dalam hal makanan. Saya bisa makan dengan menu-lauk apa saja dengan sama nikmatnya. Misalnya, saya bisa makan dengan lauk mie instan yang sudah direbus plus menu tambahan ikan bakar. Bagi sebagian orang, paduan menu tersebut mungkin terasa aneh dan tidak nyambung. Apalagi Anda yang hidup dalam keluarga

    selengkapnya…

  • Pedasnya Jihu Tak Sepedas Rindu

    Oleh : Wilda Zakiyah Makanan di Situbondo yang masih asing di kota-kota tetangga ini menjadi makanan favorit orang asli Situbondo maupun pendatang. Jihu sendiri terbuat dari bahan yang sederhana. Hanya tepung kanji dan tahu. Untuk bumbu, biasanya memakai garam, cabai dan sedikit irisan bawang putih untuk menambah aroma, lalu diulek sampai halus. Jihu sendiri awalnya

    selengkapnya…