Kategori: Apacapa

  • Writing Camp, Sebagai Ajang Silaturahami antar Penulis

    Oleh : M Ivan Aulia Rokhman Forum Lingkar Pena (FLP) Jawa Timur menyelenggarakan acara Writing Camp atau biasanya menyebut Perkemahan Kepenulisan yang diselenggarakan setiap tahun. Acara ini merupakan ajang silaturahmi sesama penulis dari penjuru daerah di Jawa Timur. Sebenarnya program ini bertujuan untuk mengembangkan potensi diri untuk mengembangkan kreatifitas menulis bagi kalangan tertentu. Tempat yang

    selengkapnya…

  • Pernak-Pernik Lebaran

    1 syawal telah dimulai sejak sidang isbat telah diputuskan dengan ketok palu, ah bukan, dengan hitungan, ah juga bukan, tapi karena hilal sudah menampakan dirinya. Entahlah, hal semacam ini sudah menjadi hal yang rutin disetiap tahun diperbincangkan, diperdebatkan, dimusyawarahkan, dipertontonkan, dipersidangkan kemudian diumumkan. 1 syawal selalu disambut demikian, seperti sebuah apel, bukan, tetapi lebih dari

    selengkapnya…

  • Mudik Sastra

    hdqwalls.com Senin pagi, bersama istri, kami berdua akan melakukan perjalanan yang sudah kami rencanakan berbulan-bulan. Perjalanan yang sudah empat tahun lamanya tidak kami rasakan sebagaimana orang muslim yang merantau rasakan : mudik. Tak ada oleh-oleh apapun yang kami bawa untuk sanak saudara dan handai tolan. Kami berdua hanya membawa penghargaan bahwa kami melebihi Bang Toyyib

    selengkapnya…

  • Bahasa Puasa dan Ramadan

    Ramadan tanpa puasa adalah batal sebagai bulan, dan puasa tanpa Ramadan adalah kurang bermakna. Oleh : Rusdi Mathari SETIAP Ramadan tiba kata puasa lalu menjadi kata yang paling  popular di kalangan muslim Indonesia. Namun sebagai salah satu elemen dari rukun Islam, kata puasa merupakan satu-satunya kata yang tidak berasal dari Bahasa Arab. Kenyataan itu berbeda

    selengkapnya…

  • Mengapa Harus Puasa?

    Ketika puasa yang dilakukan oleh ular menghasilkan kulit yang baru, dan ayam yang berpuasa menghasilkan anak ayam, lalu apa yang dihasilkan oleh puasa manusia? Oleh : Rusdi Mathari APA yang membedakan antara orang yang berpuasa dengan orang yang kelaparan? Secara obyektif tidak ada. Perut mereka sama-sama melilit, sementara mulutnya juga kering. Napasnya bau. Namun secara

    selengkapnya…

  • Kenapa Tuhan Menciptakan Rindu?

    Oleh Nanik Puji Astutik Rindu merupakan perasaan yang tidak bisa diungkapkan. Ia bisa menyapa pada siapa saja. Banyak orang ingin bertemu tapi tak berjumpa. Namun,banyak orang yang ingin berjumpa tapi tak bersua. Banyak sekali orang merasakan Rindu. Bahkan ada film yang mengatakan “Rindu itu berat” dan benar,rindu itu memang berat. Ada yang rindu ingin menikah,

    selengkapnya…

  • Kisah di Balik Lagu Sello’ Soca Mera

    Pernahkah kalian melingkarkan sebuah cincin di jari manis seorang kekasih? Oleh : Moh. Imron Siang yang cerah, cuaca gerah, awan sedikit menggantung. Hari itu bertepatan pada tanggal 4 April 2018. Kami singgah di kediaman Pak Asmuri di Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo. Di ruang tamu, terdapat foto wisuda anak Pak Asmuri, sebuah topi,

    selengkapnya…

  • Panasnya Kota Situbondo dan Kerinduan Pangeran Kesepian

    Situbondo semakin panas, mungkinkah karena geliat para pejuang nikah terlalu sering melempar api asmara di langit kota Santri? Suhu Kota Santri mulai terasa sejak mentari terus memancarkan panasnya yang tiada lelah setiap hari, curah hujan sangat jarang di sini. Tak heran para pejuang nikah semakin tangguh mempertahankan bara api yang masih belum dileburkan oleh dinginnya

    selengkapnya…

  • Plakat, Kongko, dan Sekawanan Penulis

    C. S. Lewis, his brother W. H. Lewis, J. R. R. Tolkien, Charles Williams and other friends met every Tuesday morning, between the years 1939-1962 in the back room of this their favourite pub. These men, popularly known as the “Inklings”, met here to drink Beer and to discuss, among other things, the books they

    selengkapnya…

  • Sudut Pandang Marketing Politik; 30 Persen Keterwakilan Perempuan Dalam Parlemen Antara Harapan dan Kenyataan di Pileg 2019

    Oleh : Agus Hiplunudin Rendahnya keterwakilan perempuan di parlemen, hal itu menandakan bahwa selama ini politik masih berwajah maskulinitas (kelaki-lakian) sehingga politik begitu tidak peka gender. Fakta menunjukkan bahwa keterwakilan perempuan di parlemen Indonesia hanya berkisar 10 persen. Sejak digelar pemilu pertama di tahun 1955-2004. Perlu digaris bawahi prestasi tertinggi diperoleh dari Pemilu 1987 yang

    selengkapnya…