Jalan Santai Bareng Mas Rio Dongkrak Penjualan Pelaku UMKM

Situbondo– Minggu (28/7), acara jalan santai bertajuk “Jalan Bareng Yuk” yang digelar Mas Rio berhasil mendongkrak penjualan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ikut berpartisipasi. Antusiasme masyarakat yang tinggi membuat stand-stand UMKM ramai diserbu pembeli.

Ratih, salah satu penjual seblak mengungkapkan banyaknya peserta jalan santai yang singgah di lapaknya membuat ia dan suami kualahan melayani pembeli.

“Seblakku ludes. Pembeli ga berhenti-berhenti. Capek banget si, tapi puas banget dagangan habis ga tersisa,” ungkapnya bahagia.

Selanjutnya, Ratih menilai adanya acara Jalan Bareng Mas Rio itu sebagai sarana promosi produk yang amat ampuh. Banyak orang baru yang akhirnya tahu dan membeli seblaknya.

“Acara ini sangat membantu kami para pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk kami kepada masyarakat yang lebih luas. Semoga Mas Rio jadi Bupati Situbondo dan terus mendukung UMKM,” pungkasnya.

Sementara itu Shafa, penjual es cendol menyampaikan omset penjualannya naik dratis dibanding hari-hari biasanya.

“70 an bungkus es cendol habis gak sampai 3 jam. Ini benar-benar rekor penjualan kami. Makasih Mas Rio,” jelasnya.

Ia pun ikut mendoakan duet Calon Bupati Muda dan Calon Wakil Bupati Muda, Mas Rio-Mbak Ulfiyah terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Situbondo 2024.

“Kami setuju dengan duet ini dan siap memenangkannya. Tolong kalau terpilih jangan lupakan kami ya, Mas Rio dan Mbak Ulfiyah,” pungkasnya.

Acara Jalan Santai Bareng Mas Rio itu terpantau dihadiri oleh puluhan ribu peserta. Mereka datang dari berbagai daerah. Dari Banyuglugur hingga Banyuputih. 

Mereka suka rela datang, bergembira, dan turut mendoakan pasangan Cabub Cawabub, Mas Rio-Mbak Ulfiyah, pemimpin muda yang menyatukan harapan-harapan baik di dada masyarakat Situbondo itu terpilih menjadi Bupati-Wakil Bupati Situbondo 2024. (Hans)

Penulis


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ahmad Zaidi Apacapa

Situbondo Penuh Cerita

Opini

Lebih Baik Nge-Gold daripada Nge-Slot

Mohammad Cholis Puisi

Puisi: Catatan Malam

Puisi Zulhan Nurhathif

Puisi-puisi Zulhan Nurhathif: Tentang Saat Ini

Apacapa

Pewaris Budaya Desa

Fela Dila Mai Carolin Puisi

Puisi: Undangan Baru untuk Kekasih Lama

Banang Merah Cerpen

Cerpen : Untuk Perempuan yang Sedang Lari

Fahris A. W. Puisi

Puisi – Lagu Masa lalu

Ipul Lestari Puisi

Alisa, Kamulah Puisiku

Resensi

Resensi: Di Bawah Mata yang Mengawasi

Cerpen Nanda Insadani

Cerpen : Mayat-Mayat Tercinta Karya Nanda Insadani

Apacapa

Semsem 1: Silaturahmi Seni ke Timur

Puisi Rahmat Pangripto

Puisi : Menjadi Udara dan Puisi-Puisi Lainnya Karya Rahmat Pangripto

Mareta C. Widodo Mored Moret

Puisi Mored: Senapan Pak Nidin dan Puisi Lainnya

Apresiasi

Puisi – Tentang Situbondo

Prosa Mini Yudhianto Mazdean

Belajar dari Semesta; Kematian Bangsa Koloni

Apacapa Moh. Imron

Ahmad Muzadi: Selamat Jalan Kawan, Karyamu Abadi

Ahmad Zaidi Buku Telembuk Ulas

Membaca Telembuk; Membaca Cinta yang Keparat

Nurul Fatta Sentilan Fatta

Wajah Tanpa Daging dan Para Pengemis Berjubah

Ahmad Zaidi Apacapa

Sebuah Perjalanan : Tentang Kayumas Bersastra