Rekomendasi Popok Bayi Terbaik Sesuai Usia

freepik

Memilih popok bayi bukan hal yang mudah, karena
jika kita salah dan tidak teliti, dapat membuat kondisi kulit bayi menjadi
iritasi. Untuk itu anda bisa menggunakan Popok bayi terbaik sesuai
dengan kebutuhan dan usia si kecil.

0-3 Bulan

Pada usia awal seperti 0-3 bulan, kulit bayi masih
sangat sensitif, maka Moms perlu mencarikan popok yang berbahan lembut dan bisa
digunakan senyaman mungkin untuk Si Kecil.

Gunakan popok sekali pakai yang memiliki perekat di
pinggang, bukan popok yang berbentuk celana. Sesuaikan juga ukuran popok sekali
pakai ini dengan berat badan Si Kecil. Kamu bisa melihat popok bayi terbaik
disini:
https://merries.co.id/community-parenting/umum/rekomendasi-popok-sekali-pakai-untuk-bayi-anda

Lebih baik lagi jika Moms menggunakan clodi (cloth
diapers
) atau popok kain yang bisa dicuci karena dengan popok jenis ini
Moms bisa memilih sendiri bahan kainnya.

4-19 Bulan

Di usia ini, anak akan aktif bereksplorasi terhadap
lingkungan sekitarnya. Dia akan belajar merangkak, berdiri, berjalan, dan
bermain.

Untuk itu, pada usia ini sebaiknya menggunakan popok berbentuk celana agar
aktivitasnya tidak terganggu. Anda juga harus memilih popok yang memiliki pH
balance agar kelembapan kulitnya tetap terjaga.

20 Bulan ke Atas

Pada usia ini Anda bisa memakaikan diapers karena
anak sudah benar-benar aktif bergerak. Utamakan kenyamanan si kecil, bila si
kecil mengeluh popok yang digunakan tidak nyaman, segera cari popok lain yang
sesuai. Pada usia ini Anda juga perlu mengajarkan anak untuk melakukan toilet training.

Diapers Lebih Praktis dari Popok Clodi

Meskipun popok clodi juga memiliki berbagai
kelebihan, tetapi bagi Moms yang sering berpergian atau masih harus
mengurus rumah sambil mengurus anak, popok clodi kurang disarankan karena akan
menyita lebih banyak waktu untuk menggantinya berkali-kali.

Terlebih lagi, jika bayi sering buang air kecil.
Untuk itu, popok sekali pakai akan lebih praktis karena Anda bisa
menggantinya beberapa jam sekali atau saat popok sudah penuh. Namun pastikan
untuk menjatuhkan pilihan pada diapers yang higienis, berbahan
nyaman, memiliki daya serap tinggi, dan sesuai dengan ukuran tubuh bayi,
ya. 

Mengatasi Ruam Popok pada Bayi

Menggunakan popok,
seringkali kulit bayi yang sensitif menuai ruam. Untuk mengatasinya, Moms
perlu menjaga kebersihan popok bayi, yakni dengan rutin mengganti diapers pakai
maupun clodi, membersihkan tubuh bayi dengan air bersih saat mengganti popok,
dan pastikan untuk mengeringkannya sebelum menggunakan popok.

Jika kulit bayi sudah terlanjur kena ruam, jaga
area tersebut untuk selalu bersih dan kering agar proses penyembuhan bisa lebih
cepat. 

Menggunakan
popok celana dan sekali pakai merupakan hal yang praktis, tidak membuat banyak
cucian. Akan tetapi, menggunakan popok ini juga perlu diperhatikan tingkat
kelembabpannya karena jika kita membiarkan si kecil menggunakan popok bayi yang
penuh seharian akan membuat kulitnya menjadi iritasi. Pastikan anda menggunakan
popok bayi terbaik untuk kulit sensitif seperti Popok Merries.

Penulis


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Puisi Tjahjaning Afraah Hasan S. A.

Puisi Ruah Alam Waras

Politik

Press Release Kongres HMI

Fendy Sa’is Nayogi

Memahami Pepatah Madura: Gherrâ Ta’ Bisa Èangghuy Pèkolan, Lemmes Ta’ Bisa Èangghuy Panalèan

Apacapa

Benarkah Messi Kenal Mas Rio?

Faris Al Faisal Puisi

Puisi: Merangkak Patuh

Musyafa Asyari Resensi

Rendezvous!: Sebuah Pertemuan yang Memancarkan Keindahan

Amaliya Khamdanah Buku Resensi Ulas

Resensi: Melintasi Zaman di Kudus Melalui Novel Sang Raja

Apacapa

Sebuah Cerita Horor Tentang Pernikahan

Agus Hiplunudin Cerpen

Cerpen – Dendam Amba

Puisi Putra Pratama

Puisi: Angon

Puisi T. Rahman Al Habsyi

Puisi : Dalam Kanvas dan Puisi Lainnya Karya T. Rahman Al Habsyi

Apacapa

Situbondo Ghumighil: Nèmor Sudah Tiba

Apacapa apokpak fulitik N. Fata Politik

Melawan Pandemi dengan Sains, Bukan Arogansi Aparat dan Mati Lampu

takanta

Setahun Takanta ID

Curhat

Selimut Air Mata

Fahris A. W. Puisi

Puisi : Kisah Angsa Jantan Karya Fahris A.W.

Apacapa Feminis

Body Shaming: Pelecehan, Bukan Lelucon

Febrie G. Setiaputra Resensi

Resensi: Sunyi di Dada Sumirah

Apacapa Rahman Kamal

Besuki Membaca: Dikira Jualan Buku sampai Mendirikan Rumah Baca

Alvin Hasany Apacapa covid 19

Covid 19: Vaksinasi dan Mobilitas Sosial