Tahun: 2017
-
Festival Kampung Langai: Mengabdi pada Masyarakat atau Artistik
Salah satu penampil di Festival Kampung Langai 4 Festivalisation understood as a development of festivals and their influence on people and the surrounding space,… It is closely connected with the development of human culture,… (Klein and Blake 2002). (Cudny, 2016: 11) Oleh : Mei Artanto Festival dan budaya, kini telah menjadi sepasang kekasih yang saling
-
Free Download Buletin Festival Kampung Langai
Berikut kami bagikan e-buletin Festival Kampung Langai Festival Kampung Langai 1 Festival Kampung Langai 2 (kosong) Festival Kampung Langai 3 Festival Kampung Langai 4 Festival Kampung Langai 5
-
Udeng Jengger, Odheng Khas Situbondo
Masih Jomblo :p Kehadiran Festival Kampung Langai salah satu tujuannya yaitu terus berupaya menggali budaya atau potensi Kabupaten Situbondo. Salah satunya adalah udeng jengger. Udeng ini digunakan oleh panitia saat acara Festival Kampung Langai, sekaligus mengenalkan pada masyarakat terutama pemuda. Ini akan menjadi pembeda dari kegiatan sebelum-sebelumnya. Oleh : Moh. Imron Di suatu malam, menjelang
-
Kepala Dusun Langai yang Peduli
“Saya ucapkan terima kasih sudah mengadakan kegiatan Festival Kampung Langai. Secara tidak langsung, kegiatan ini membantu desa kami.” Oleh : Ahmad Zaidi Di rumah bernuansa hijau itu, seorang laki-laki paruh baya mengenakan kemeja kotak-kotak berwarna biru kehitaman, sarung cokelat dan songkok nasional sedang duduk di atas lencak. Beberapa tanaman tertata rapi menghiasi halamannya yang cukup
-
Masih Pentingkah Festival Kampung Langai?
Oleh : Panakajaya Hidyatullah Tidak terasa, Festival Kampung Langai (FKL) kini telah memasuki tahun keempatnya, sebuah capaian yang sungguh luar biasa. Saya secara pribadi sangat mengapresiasi kerja keras kawan-kawan komunitas yang tergabung dalam FKL dan tak luput pula para warga Dusun Langai Sumberkolak (khususnya) yang secara konsisten menyelenggarakan pagelaran ini. Saya menaruh harapan besar kepada
-
Langai: Bersuara Ataukah Dibungkam?
Oleh : Dedi Andrianto Kurniawan Festival Kampung Langai muncul sebagai ekspresi kegelisahan seniman-seniman lokal. Mereka berupaya menyodorkan wahana pembanding antara muatan estetik yang diusung oleh rezim kuasa dengan kegigihan swadaya kelas bawah yang murni berangkat dari kemurnian berpikir sebagai bentuk kritis dan eksistensi bahwa masyarakat masih bisa menggeliatkan ruang-ruang kreatif dengan atau tanpa dukungan kuasa.
-
Langai; Selimut Duri
Oleh : Moh Imron Tubuhmu berduri Apa kau tak ingin melukai? Aku tahu Air matamu rontok dari rantingnya Kesedihanmu berguguran Apa lagi yang kau rindukan? Hujan? Hujan telah bersembunyi Di balik kantong orang-orang berdasi Kampungmu gersang Kampungmu dimiskinkan Kampungmu ditindas Kampungmu diterlantarkan Tak ada keadilan di Kampungmu Kau hanyalah perusahan kesedihan Kau hanyalah pabrik kesengsaraan
-
Jingle Festival Kampung Langai
Lirik Festival Kampung langai Bersuka-citalah selagi muda Tak perlu resah biar zaman sedang susah Teruslah berkarya selagi bisa Tak apa jelek yang penting sudah punya Yok nonton kami di Kampung Langai! Kita bernyanyi sambil santai-santai Ajaklah serta teman dan sudaramu! Kita berdendang bersuka ria (Berdendang kita bersuka ria) Di Kampung Langai
-
Kematian Bagi Kenangan
Oleh : Ahmad Zaidi Suatu malam, ketika jarum jam mengerat kesunyian. Seorang lelaki sedang duduk di kamarnya sendirian. Ia menunggu kantuk. Namun, sebelum kantuk itu benar-benar tiba, teleponnya berdering. “Halo.” “Kamu belum tidur?” “Siapa ini?” “Ini aku. Maaf malam-malam begini mengganggu.” Telepon dimatikan. Lampu kamar dipadamkan. Lelaki itu berbaring. Berusaha memejamkan matanya. Lalu kenangan mengucur
-
Panas Dingin Hubungan Indonesia-Malaysia dari Politik, Budaya Hingga Olahraga
Oleh : Randy Hendrawanto Malaysia adalah negara tetangga Indonesia, dipisahkan oleh lautan dan daratan, negara tetangga kita tersebut membentang di Semenanjung Malaya dan di utara Pulau Kalimantan. Malaka, Serawak dan Sabah adalah wilayah bekas jajahan Inggris yang akhirnya bersatu dibawah Negara Federasi Malaysia saat itu. Awal ketegangan disaat Kerajaan Inggris yang ingin memberikan kemerdekaan kepada