Kategori: Apacapa
-

Iran-Israel: Perebutan Kekuasaan dan Solidaritas dalam Perspektif Ashabiyah Ibn Khaldun
Meningkatnya ketegangan global antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat, bisa dianggap sebagai persoalan program nuklir atau perang militer. Padahal perang antar negara tersebut tidak terjadi baru-baru ini, melainkan ada akar permasalahan yang akhirnya menjadi konflik berkepanjangan. Pada dasarnya, akar dari konflik perang antara ketiga negara tersebut jauh lebih dalam dan kompleks, berakar dari sejarah panjang
-

Nabuh Immersive dan Keindahan Akustik
4 Maret 2026 lalu, telah dihelat sebuah acara bertajuk “Nabuh Immersive” di Lapangan Olahraga Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Acara ini merupakan tugas akhir (TA) dari Merak Badra Waharuyung dalam rangka menuntaskan studi magisternya. Memang, pementasan ini cukup menyemat kekhawatiran lantaran guyuran hujan yang tak kunjung henti. Kendati demikian, pementasan tetap dihelat sesuai rencana awal.
-

Realitas Paliatif, Situbondo, dan Kota yang Sangat Sederhana
Selamat ulang tahun, Mas Rio, Bupati Situbondo
-

Mas Rio, Sosok Bupati yang Tidak Berjarak dengan Rakyatnya
Setahun terakhir terasa berjalan cepat. Tiba-tiba saja, Kabupaten Situbondo sudah genap satu tahun dipimpin oleh Mas Rio. Sosok yang sejak awal kemunculannya sudah mengundang perhatian: gaya komunikasinya berbeda, pendekatannya tidak biasa, dan cara ia membangun kedekatan dengan masyarakat terasa lebih “hidup” dibandingkan pola-pola birokratis yang sering kita lihat. Coba ingat, kapan terakhir kali kita melihat
-

Buku Berpindah, Berkah Ramadan (Part I)
Detik-detik bulan Ramadan ditetapkan, melalui kanal media sosialnya, Mbak Una, Bunda Baca Situbondo mengunggah flyer program Bukber (Buku Berpindah, Berkah Ramadan). Karena ini program Bunda Baca yang sekaligus Ibu PKK Kabupaten Situbondo program Bukber dikhususkan untuk anggota PKK di seluruh kecamatan se-Situbondo. Teknisnya ibu-ibu PKK di kecamatan diminta untuk me-review buku atau kegiatan membaca yang
-

Kuliner yang Digemari saat Ramadan: Rekomendasi Menu Favorit dan Makna di Baliknya
Ramadan merupakan momen yang paling dinantikan oleh masyarakat Indonesia. Bulan ini dipenuhi nuansa religius, kebersamaan, dan tradisi yang kuat, menjadikannya waktu yang istimewa bagi jutaan umat Islam. Setiap sore, beberapa jam menjelang berbuka, suasana jalanan berubah menjadi hiruk-pikuk yang khas. Pedagang kaki lima menata dagangan mereka, ibu-ibu menyiapkan jajanan rumahan, sementara anak-anak berlarian dengan plastik
-

Burnik City, Manchester United, dan “Pengkhianatan” Kecil Mas Rio
Akhir-akhir ini saya sibuk menulis. Saat memikirkan satu tema tulisan, pikiran saya kok tiba-tiba teringat teringat Burnik City. Ya udah saya tulis aja deh. Begini. Saya benar-benar gagal paham dengan jalan pikiran Mas Rio. Serius nih. Di tengah usahanya yang oke banget menyulap bantaran sungai yang dulunya punya kesan suram dan negatif menjadi sentra UMKM
-

Ketika Media Sosial jadi Racun Sunyi
Di setiap pagi, sebelum mata benar-benar terbuka, mayoritas dari kita sudah lebih dulu mengambil ponsel. Jari-jari mulai menggulir layar, mencari informasi terbaru tentang apa yang terjadi di sekitar kita. Ada yang berbagi foto saat liburan, ada yang mengunggah gambar makanan, dan ada pula yang mengungkapkan rasa lelahnya. Dalam sekejap, kita seolah masuk ke dalam dunia
-

Pantas Saja Terkena Bencana: Analisis Wacana di Tiktok Ketika Komentar Netizen Membingkai Musibah sebagai Hukuman di Sumatera
Bencana alam yang melanda di beberapa wilayah di Sumatera alih-alih menunjukkan rasa empati justru muncul cuitan-cuitan atau komentar negatif dari para netizen saat menyaksikan kondisi masyarakat di sana. Lontaran komentar negatif ini bernada menyalahkan seolah-seolah bencana adalah sesuatu yang pantas untuk mereka dapatkan. Fenomena ini memicu kekhawatiran baru mengenai bagaimana media sosial memperkuat sentimen SARA
-

Orang Situbondo Keturunan India?
Pertanyaan ini awalnya hanya berupa rasa penasaran kecil yang lewat begitu saja, tetapi lama-lama justru tumbuh menjadi rasa ingin tahu yang tidak bisa saya abaikan. Akar kegelisahan ini berawal dari fenomena yang sedang ramai di media sosial, terutama TikTok. Lagu-lagu Madura gaya Situbondoan dengan aransemen ala India tiba-tiba meledak seperti “Vitaaa yak lek edingaghi”, “Sumina”,