Kategori: Puisi

  • Puisi-puisi Faris Al Faisal

      NEXT 45 km   – dari rapsodi perjalanan   Kegembiraan akan menemani perjalanan, sejak awal waktu yang pelan.  –next 45 km– Kukira akan banyak hal yang kaulihat. Sapi dan domba yang jinak, meski kadang menguasai markah jalan. Hikayat dunia fabel, dan cerita pendek lainnya. Di sisi jalan, padang rumput  — senyum sapa penggembala. Di

    selengkapnya…

  • Pelabuhan Jangkar dan Puisi Lainnya

    Pelabuhan Jangkar dan Puisi Lainnya

    Pelabuhan Jangkar kualihkan pandangan ke batas lautbagai ujung dunia di depan matameski harus kuhentikan memainkan jalasupaya nyawaku tak berjumpa maut di Jangkar. seorang nelayan baru muncul dari ufuk cakrawalamembawa lelah-letih yang tertundadan kemenangan tersirat di bibirnyabagai usai menggapai benang raja di seberang Jangkar. bahkan bila harus dilupakan zamankuharap tak kehilangan pegangan. Di Kampung Kerapu sebuah mata melompatdari kelopak yang rapatrona-rona

    selengkapnya…

  • Puisi-Puisi Ramli Q.Z.

      Mengapa Kau Tanyakan Laut?                                 ; kepada tanya kala senja   Aku ingat betul saat kau meraba ingatanku dengan tanyamu perihal laut. Itulah sebabnya aku seperti merasakan doa restu ibunda, yang mungkin bisa terlukis di pasir putih—jemari kaki seorang putri yang meramal usia karang.   Apakah masih menakutkan laut itu, kekasih? ketika kau bercermin

    selengkapnya…

  • Tragedi Perokok dan Puisi Lainnya

    Tragedi Perokok dan Puisi Lainnya

    Puntung Telah berserakan puntung-puntung rokok di setiap sisi rumah yang dulu sepi tak ada isi,tapi sekarang ribut bertabur puisi.“Ada yang tahu siapa yang merokok semalamandan dibiarkan abu lelatu beterbangan?” Semua serentak menggelengkankepala dan takut untuk berkata iya.Seperti ada hidup yang dikhawatirkanatau mungkin dibimbangkan tersebabluka dada yang tak semua bisa terwakilkan kata. Di sekitar lingkungan asbakadalah

    selengkapnya…

  • Puisi Bahasa Madura: GHÂR-PAGHÂR

    Puisi Bahasa Madura “GHÂR-PAGHÂR”  Oleh: FendiFebri Purnama BINTAOS   Bintaos mon nèmbhârâ’ biraos Paka’ èlang èyorap ngaèl ngakarothos Sè bincè ta’ ènthos Sè moljâ rabeng os-maos Ghettana ta’ kennèng bisaos Alonca’ ka momos   Bintaos apopos Nèmor pajhât panassa ngokos Sè moljâ mèyos Sè angaop èpamaèn eccos Abuntè’ èbhesbhessâ toros   Bintaos bighina ngabbher ghân saratos

    selengkapnya…

  • Puisi: Percaya

      Puisi-Puisi Atika Rohmawati   TOKOH FAVORIT   Jangan Khawatir Kamu akan tetap jadi tokoh favoritku Tokoh istimewa yang sebanyak apapun aku menulis cerita yang lain Tetep ngga ada yang bisa gantiin kamu       TANYA   Karena tak ada yang bertanya mengapa Maka tak akan ada karena Sebab dari awal,saya tidak pernah mengijinkan

    selengkapnya…

  • Puisi: Angin Misterius

      Puisi-Puisi Nida Nur Fadillah   Memarkir Resah   Di dalam labirin Seorang gadis memikul pasrah Di kepalanya tinggal bermacam resah Pada suatu waktu Malam memarkirkan resahnya Kepada ibu Yang menatap entah   Subang, 2021       Menjelma Kerinduan   Di jantung bayang Pohon-pohon tua sudah lelap Maka kupintal nasibku diam-diam Dibawa ke armada

    selengkapnya…

  • Puisi: Mailaikat Berbisik

      Tuhan baik-baik saja   “Aku harus selalu kau butuhkan” “Senantiasa kau ingat-ingat” “Mesti kau jadikan yang spesial” Kurang lebih begitu kata Tuhan berulang-ulang   Namun dini hari Yang selalu dibutuhkan manusia adalah uang Yang senantiasa diingat adalah hasrat dan hutang Yang spesial adalah cintanya di dunia, kekasih itu   Bukan barang kali lagi, tapi

    selengkapnya…

  • Puisi: Sekeping Sunyi

      Puisi- PUISI REJENG POPULI   Angin Malam   Andai aku bisa bernyanyi Kan ku nyanyikan sebuah puisi Bait-bait indah menjadi ganti Kata cinta yang bersulam indah   Burung yang terbang pasti ku halangi Untuk meminta pesan rinduku disampaikan Lewat si burung yang terbang berkawan Agar rindu ini bisa tersampaikan   Duhai angin yang bertiup

    selengkapnya…

  • Puisi: Alkisah Mawar Berdarah

      freepik PUISI-PUISI Nuriel Haramain*   Ajari Aku Cara Bersyukur   Tuhan, Ajari aku cara bersyukur Dari segala harap yang purna Dan duka yang masih kueja   Tuhan, Ajari aku cara bersyukur dari segala rupa warna cerita Yang belum sempat kuberi nama   Tuhan, Ajari aku cara bersyukur Tentang segala yang tersemoga Dari sujudku yang

    selengkapnya…