Buku: Memerah

 

 IDENTITAS
BUKU




Judul: Memerah

Penulis:  Baiq Cynthia

Jumlah Halaman: viii+92

Ukuran Buku: 13 × 19 cm

ISBN: Masih dalam proses

Harga: Rp. 50.000 (Harga Prapesan), Rp.
62.000 (Harga Normal)

Periode Prapesan: 1 April– 15 April 2025

 

 

RINGKASAN

Buku ini adalah merupakan perjalanan
penulis merangkai kisah dan imajinasi dalam sebuah cerita pendek dalam olah
perasaan. Tentang gejolak cinta dalam jiwa, tentang sebuah kehilangan yang tak
terduga, dihadapkan pada berbagai 
pilihan yang mungkin menyakitkan.

Dengan terbitnya buku ini, semoga bisa
menjadi  teman waktu luang bagi pembaca
yang tengah disibukkan oleh berbagai hal.

 

INFORMASI PEMESANAN PRAPESAN

1. Melalui Marketplace Takanta ID (shopee) klik di
sini

2. Whats App : 082245453832

3. IG @penerbit.takanta

 

FORMAT PEMESANAN

Nama, Judul, Jumlah Eks, Alamat Pemesan

Contoh: Adi, Memerah, 3 Eks, Kelurahan
Mimbaan, RT 01 RW 13, Panji, Situbondo.

Penulis


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Apacapa Nafisah Misgiarti

Ali Gardy, Jefri Bagus, dan Kritik Sosial dalam Karyanya

fulitik

Editorial: Wisata Perang, Babak Baru Pariwisata Situbondo Gagasan Mas Rio-Mbak Ulfi

Mohammad Cholis Puisi

Puisi: Catatan Malam

Ika Wulandari Ngaleleng

Panduman, Membuatku Jatuh Cinta Pedalaman

apokpak Cerpen N. Fata

Cerpen : Nanti Kutukar Cincin Pemberian Ibumu itu

Hamidah Puisi

Terima Kasih Cinta dan Puisi Lainnya

Dhafir Abdullah Puisi Syi’ir

Muharrom sè Moljâ

Anwarfi Ngadi Nugroho Puisi

Puisi-puisi Ngadi Nugroho: Ramadan

Cerpen Uwan Urwan

Cerpen : Bicara Karya Uwan Urwan

Apacapa Muhammad Lutfi

Tiga Dekade Upaya Liverpool Melepas Jerat Kutukan

prosa

Tamu Kenangan

Buku Resensi Ulas

Resensi: Midnight Diaries

Apacapa Ulfi Nurkholifatunnisa

Pengaruh Media Sosial Terhadap Wawasan Kebangsaan Generasi Z

Cerpen M Firdaus Rahmatullah

Cerpen: Enam Cerita tentang Kenangan

Apacapa fulitik

Menggugat Integritas Pejabat Publik

Puisi

Timbangan dan Puisi Lainnya

Apacapa Marlutfi Yoandinas

Percakapan Iwoh dan Saydi

Puisi Rudi Santoso

Puisi – Aku Ingin Menajadi Kalimat di Doamu

Haura Zeeba Karima Mored

Cerpen Mored: Katarsis

Apacapa fulitik

Tenang! Ini Solusi Mas Rio Buat Teman-teman Honorer Situbondo yang Dirumahkan