Peran Mahasiswa Sebagai Guardian of Value

 

Oleh: Salsa Oktavia Rahma


Masyarakat
di seluruh dunia dihebohkan dengan munculnya pandemi Covid-19 di Wuhan, China.
Pandemi ini telah melanda hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia. Kondisi
ini membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan termasuk bidang pendidikan, bahwa
proses belajar mengajar dilaksanakan melalui rumah untuk semua jenjang
pendidikan. Tujuannya yakni untuk meminimalisasi risiko penyebaran virus
Covid-19, namun tetap bisa melaksanakan proses belajar. Pendidikan menjadi hal
yang paling utama, karena pendidikan sebagai investasi bagi pembangunan
nasional. Dalam prosesnya juga tak luput dari peran nilai-nilai Pancasila.

Nilai-nilai
Pancasila menjadi landasan atau sudut pandang dalam bertindak di kehidupan
sehari-hari. Meskipun dengan perubahan sistem pembelajaran, nilai-nilai
Pancasila harus diimplementasikan, salah satunya bagi mahasiswa. Mahasiswa
disini memiliki peran dan fungsi yakni sebagai Guardian of Value atau penjaga nilai.

Pada
sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, hal ini mengarahkan pada tindakan
mahasiswa perlu dilandasi oleh kecerdasan dan sikap spiritual. Seperti halnya
dalam melakukan sikap ibadah dan berdoa agar pandemi Covid-19 segera berakhir. Sila
kedua yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, mahasiswa termasuk bagian
masyarakat berhak mendapatkan perlindungan dan bantuan secara adil dari
pemerintah. Sila ketiga yaitu Persatuan Indonesia, hal ini mahasiswa harus
membantu pemerintah dan tenaga kesehatan dalam mengatasi pandemi, sehingga
menumbuhkan rasa nasionalisme, hubungan darah dan solidaritas. Sila keempat
yaitu Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan/Perwakilan, mahasiswa bagian dari masyarakat harus mendukung
kebijakan pemerintah dalam menerapkan PSBB untuk meminimalisir penyebaran
Covid-19. Sila kelima yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, hal
ini mahasiswa harus bersikap adil kepada sesama, menghormati hak orang lain,
menolong sesama untuk kepentingan bersama menghadapi pandemi Covid-19.

Pancasila
merupakan falsafah dan dasar negara Republik Indonesia sebagai pedoman bagi
segala kehidupan, berbangsa, dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Lantas,
sudah sepatutnya jika mahasiswa menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam keadaan
pandemi Covid-19 ini. Sehingga, mahasiswa harus bisa menjaga dan menjalankan
nilai-nilai Pancasila dalam keadaan apapun.

 

BIODATA

Nama  : Salsa Oktavia Rahma

Asal : Bandung

Usia : 18 Tahun   

Pendidikan
Guru Sekolah Dasar (PGSD BUMSIL)

Universitas
Pendidikan Indonesia

Penulis


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Achmad Faizal Buku Resensi Ulas

Resensi Ada Apa dengan China?

Apacapa Nanik Puji Astutik

Power of Penulis

Apacapa redaksi

Kampung Langai, Dik: Apa Kamu Gak Mau Nonton?

Apacapa Ardhi Ridwansyah

Bedah QLC Dalam Diri Seorang Pengangguran

Situbondo

Orasi Kebudayaan: Manusia Situbondo

Mored Puisi Silvana Farhani

Puisi Mored: Sabit Hingga Purnama

Apacapa Dani Alifian

Aksi, Puisi, Puisi Aksi

Gusfahri Puisi

Puisi: Labirin Kerinduan

Apacapa

Gawai Bukan Musuh, Asal Kita yang Kendalikan

Apacapa Feminis

Body Shaming: Pelecehan, Bukan Lelucon

Cerpen

Cerpen – Musim Kawin

Agus Widiey Anwarfi Puisi

Puisi-puisi Agus Widiey

Cerpen Mathan

Cerpen: Aku Tahu Kau Masih Ingin Hidup Lebih Lama Lagi

Apacapa apokpak N. Fata

Ketika Elit Oligarki Berkuasa, Kemerdekaan Bukan Lagi Milik Kita

M Ivan Aulia Rokhman Puisi

Puisi – Masih Melawan Ketakutan di Rumah Tua

Buku Resensi Thomas Utomo Ulas

Resensi: Menyemai Empati kepada Kaum Papa

Cerpen Nurmumtaz Sekar Ramadhan

Cerpen: Pohon yang Rapuh

Apacapa covid 19 Regita Dwi Purnama Anggraini

Vaksin Covid-19 tiba di Indonesia, Disambut Penolakan dari Masyarakat dengan Alasan Ragu?

Musyafa Asyari Resensi

Rendezvous!: Sebuah Pertemuan yang Memancarkan Keindahan

Apacapa Moh. Imron

Penggiat Sastra Pesantren di Situbondo (Bagian 1)