Power of Penulis

Sebagian
atau kebanyakan penulis pasti pernah merasakan yang namanya jatuh cinta dan
perasaan tak suka. Entah perasaan apa yang lebih dominan pasti akan ditulis.
Terkadang
dari kata ‘I don’t like you’ akan
berubah menjadi satu artikel penuh dengan rincian perasaan. Begitu juga dengan
kata ‘I Love You’. Dan saat penulis
sedang ‘falling in love’ kata-kata
puitis bin romantis akan tersaji.
Anehnya, ia tidak menulis siapa  yang di
maksud. Begitulah, penulis penuh misteri…
Orang
bilang “penulis itu pasti romantis”
kata siapa? Percayalah, ia hanya romantis ditulisannya saja. Aslinya, bagaikan
langit dan bumi. Dan lebih cenderung cuek.
Penulis
punya pemikiran tak terduga. Ia akan selalu dicari atau ditunggu. Karena dari
pemikirannya bisa dijadikan referensi. Tak heran, jika setiap hari ia selalu
mendapatkan chat atau tamu dari orang
yang tak dikenal. Sebenarnya, mereka butuh sandaran (teman curhat). Dan penulis
selalu dijadikan teman bercerita. Apa mereka tidak takut jika kisahnya akan
ditulis dalam buku? Hihih.
Banyak
orang merasa tersindir atau tersinggung dengan kata-katanya di media sosial.
Padahal, ia sendiri tak menulis untuk orang tersebut. Ya, itu hak mereka jika
merasa seperti itu. Bagi penulis “menulis itu adalah hasil dari buah
pemikiran dan itu harus dituangkan dalam tulisan” kembali lagi kepada
mereka yang merasa. Percayalah, penulis itu penuh dengan doorprize. So, jangan
merasa sakit hati dengan statusnya… Hihi.
Penulis
punya kekuatan. Bukan kekuatan supranatural atau semacam adegan ekstrem seperti
di sinetron. Ia punya power. Tidak
hanya pemikirannya saja tapi juga mental. Saat di hujat, ia lebih kalem.  Saat di puji, ia lebih menunduk. Tak pantas
bagi penulis terlalu banyak menerima pujian. Baginya,cukup beli bukunya saja
sudah menjadi kepuasan tersendiri. Apabila mendapatkan piagam, serifikat, jadi
motivator, uang, itu bukan sebuah keburuntungan tapi bonos dari usahanya.
Penulis
punya dunianya sendiri. Saat dalam keramaian, ia merasa kesepian. Dan saat
sendirian, ia merasa dalam keramaian. 
Tak herankan, jika kamu dapati banyak penulis aktifnya di malam hari.
Itu lah mereka…
Apabila
ia dapati mantannya menjadi manten orang lain, ini lain lagi ceritanya. Bisa
jadi tuh mantan berubah menjadi tokoh antagonis yang super kejem bin galak.
Hihihi… Begitu pula dengan orang yang ia temui dan sudah punya pandangan tak
suka. Ehm, entahlah. Bisa jadi tuh orang langsung jadi super zero bukan super hero.
Hihi. Lain lagi apabila ia sudah menemukan orang yang nyaman dan merasa
dicintai, berasa bener setiap hari kamu di buat sebagai inspirasi untuk menulis
puisi romantis pengantar tidur. Hahha
Tenang,
penulis punya hati yang lembut bagaikan kapas. Ada kalanya ia diam seperti
orang bisu dan ada kalanya pula dia banyak bicara mengalahkan rapper ternama. Sesungguhnya, ia hanya
butuh perhatian. Seperti ia memperhatikan tulisannya. Hahha. Apabila ia merasa
tersakiti,maka karatermu abadi dalam setiap status dan bukunya…
Okay,fix.
Jangan merasa tersingung ya apabila kamu dapati ada penulis sedang menulis
sesuatu dan kamu merasa itu dirimu. Bisa jadi, ia dapat inspirasi dari
seseorang yang diceritakan orang lain. Berfikir positif.
Biodata Penulis
Nanik
Puji Astutik tinggal di Situbondo.

Penulis


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Cerpen

Cerpen : Dua Anak Kecil yang Menyeberang

Ahmad Zaidi Cerpen

Balu dan Cerita-Cerita Aneh

Estu Ismoyo Aji Puisi

Memburu Angin Surga dan Puisi Lainnya Karya Estu Ismoyo Aji

Puisi Restu Iswara

Puisi: Bisikan

MH. Dzulkarnain Puisi

Puisi: Kampung Halaman

Irwant Musik Ulas

Lek Marni dan Interpretasi Perasaan

Apacapa Musthofa Zuhri

Kisah Kenang dalam Jasa Sahabat

Buku Resensi Thomas Utomo Ulas

Resensi: Menyemai Empati kepada Kaum Papa

Cerpen

Menjelang Perayaan

Cerpen Robbyan Abel R

Cerpen : Kemari, Akan Kubacakan Puisi Karya Robbyan Abel R

Apacapa Imam Sofyan

Membaca atau Merayakan Kebodohan

Apacapa Nur Husna

Simalakama Pemanasan Global

Apacapa Erha Pamungkas Haryo Pamungkas

Yang Menghantui Perbukuan Kita

Puisi

Luka Perempuan dan Puisi Lainnya

Apacapa

Film Pendek Lastarè: Sebuah Perjalanan Batin Korban Perundungan

Review Film Ulas

The Beauty: Sebuah Penyakit yang Mampu Membuatmu Menjadi Tampan dan Cantik

Cerpen Wilda Zakiyah

Cerpen: Tradescantia

Advertorial

Mengenali Gejala dan Cara Mengatasi Demam Berdarah Sejak Dini

Apacapa Della Nindah R Dennisa Virgin C Dian Tiara F Dini Irmawati Heri Setiawan Y

Wawasan Orang Tua Berpendidikan Rendah dengan Media Sosial: Bagaimana dengan Peran Anak?

Kriselda Dwi Ghisela Resensi

Resensi: Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam