Puisi Relief Alun-Alun Situbondo


Suatu malam, dalam
kegiatan wisata sejarah dan apresiasi puisi bersama KPMS dan siswa SMADA.
Menyambut Hari Jadi Kabupaten Situbondo dan Kemerdekaan Indonesia.

12 Agustus 2017

Penulis


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Cerpen Nanda Insadani

Cerpen : Mayat-Mayat Tercinta Karya Nanda Insadani

BJ. Akid Puisi

Ayat-Ayat Luka dan Puisi Lainnya Karya BJ. Akid

Ahmad Zainul Khofi Apacapa

Mengenal Situbondo dari Puisi

Kyaè Nabuy Madura Syi’ir Totor

Syi’iran Madura: Oḍi’ Mellas

Puisi Syukur Budiharjo

Puisi: Sajak Kenangan Kota Tua

Apacapa Nanik Puji Astutik

Mencari Teman Hidup

Cerpen Ian Hasan

Cerpen: Tiga Nisan

apokpak Esai N. Fata

Timpangnya Demokrasi Tanpa Oposisi

Puisi Rudi Santoso

Puisi – Aku Ingin Menajadi Kalimat di Doamu

Apacapa

Agus Rajana: Selamat Jalan Pendekar Musik Madura

Cerpen M Firdaus Rahmatullah

Cerpen: Enam Cerita tentang Kenangan

Buku Dewi Fortuna Bantilan Resensi Ulas

Resensi: Madilog

Apacapa hari wibowo

Sempat Dipecat, Lukman Hardiansyah akan Kembali Bekerja di Dinas Pertanian Situbondo

Irma Muzaiyaroh Puisi

Puisi – Sang Bayu

Buku Ulas

Cinta Tak Pernah Tepat Waktu dan Badai Kenangan

Mundzir Nadzir Puisi

Puisi: Kembara Rindu

Heru Mulyanto Mored

Bocah dari Palung Merah

Cerpen

Cerpen – Rindu

Mored Moret Sirli Qurrota Aini

Cerpen Mored: Selembar Kerudung dan Senandung Cadar dalam Mata Lelaki Cina

Apacapa

Realitas Paliatif, Situbondo, dan Kota yang Sangat Sederhana